Ayah di Mamasa Tega Perkosa Anak Tiri hingga Hamil dan Melahirkan

Kompas.com - 24/07/2020, 11:51 WIB
Cabuli Anak Tirinya Hingga Hamil, Ayah Tiri Ditetapkan Tersangka KOMPAS.COM/JUNAEDICabuli Anak Tirinya Hingga Hamil, Ayah Tiri Ditetapkan Tersangka

MAMASA, KOMPAS.com – SP (38), seorang ayah tega memperkosa anak tirinya berinisial NS (16) hingga hamil dan melahirkan di Mamasa, Sulawesi Barat.

Korban telah melahirkan seorang bayi yang diduga hasil dari perbuatan bejat pelaku.

“Ayah tiri korban telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara istrinya atau ibu korban sedang kita pelajari keterlibatannya,” jelas Kasat Reskrim Polres Mamasa Iptu Dedi Yulianto, Jumat (24/7/2020).

Baca juga: Fakta Ayah Perkosa Anak Tiri, Dilakukan Saat Istri Memasak di Dapur

Dari keterangan pelaku, pemerkosaan dilakukan pada pertengahan tahun 2019.

Dedi menambahkan, pelaku kerap menudiri istri dan anak tirinya secara bergantian selama semalam.

Hal tersebut diketahui berdasarkan pengakuan istri korban berinisial DR.

"Istrinya masih sebatas saksi. Penyidik sedang mendalami apakah ada keterlibatan istri pelaku dalam kasus ini," ujarnya.

Baca juga: Ayah Perkosa Anak Tiri Selama 7 Tahun, sejak Korban Masih SD

Sebelum ditangkap, lanjut Dedi, pelaku sempat melarikan diri setelah korban diketahui telah melahirkan pekan lalu.

Dia menambahkan, pelaku SP telah ditetapkan sebagai tersangka dan meringkuk di ruang tahanan Polres Mamasa.

"Tersangka SP dikenakan Pasal 81 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurang 15 tahun penjara," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Regional
Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Regional
Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Regional
Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Regional
Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Regional
Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Regional
25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

Regional
Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Regional
Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Regional
Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

Regional
RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Regional
Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Regional
'Suami Saya Salah, tapi Tolong, Jangan Bawa Keluarga'

"Suami Saya Salah, tapi Tolong, Jangan Bawa Keluarga"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X