Kapal Boat Baru Sandar, Kurir 1 Kg Sabu dari Kepri Dihadang Polisi

Kompas.com - 20/07/2020, 18:29 WIB
Tersangka BS pembawa narkotika jenis sabu diciduk aparat di Bangka. Polda Babel.Tersangka BS pembawa narkotika jenis sabu diciduk aparat di Bangka.

BANGKA, KOMPAS.com - Seorang pemuda diringkus aparat dengan dua bungkus narkotika jenis sabu tidak lama setelah bersandar di Pantai Sianggau, Teluk Limau, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.

Tersangka berinisial BS (38) diduga bagian dari pengedar lintas provinsi yang bertolak menggunakan perahu boat tempel dari wilayah Dabo, Kepulauan Riau.

"Mengamankan 1 TSK dan 2 bungkus besar, kurang lebih 2 kilogram kristal putih diduga Sabu yang akan diedarkan di Bangka," kata Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Maladi dalam keterangan tertulis, Senin (20/7/2020).

Baca juga: Kasus DBD di Bangka Belitung Mencapai 695 Kasus

Maladi menuturkan, operasi penangkapan digelar pada Sabtu (18/7/2020) oleh tim BNNP, Ditpolair, Ditresnarkoba dan Bea Cukai Pangkalpinang.

"Penangkapan bermula saat tim menerima info akan ada pengiriman narkotika jenis Sabu ke Pulau Bangka asal Kepulauan Riau menggunakan jalur laut dengan kapal motor tempel," ujar Maladi.

Saat operasi sempat terpantau 3 orang TSK yang terdiri dari 1 orang pembawa dari Dabo, 1 orang tekong/pemilik perahu dan 1 orang lagi sebagai kurir pengirim. Para TSK merapat di Pantai Sianggau Teluk Limau.

Baca juga: Ratusan Santri di Bangka Diizinkan Berangkat ke Pulau Jawa

Namun hanya 1 orang berinisial BS yang berhasil diciduk. Sedangkan 2 orang yang masih diatas kapal belum turun dengan mesin kapal tidak dimatikan terlanjur melarikan diri.

"Dilakukan pengejaran oleh Ditpolair, namun tidak berhasil," ucap Maladi.

Untuk penanganan perkara, tersangka beserta barang bukti narkotika dan barang lainnya dibawa ke kantor BNNP Babel.

Dari hasil penyelidikan sementara diketahui, barang bukti dua bungkus besar terdiri dari 1 kilogram sabu dan 1 kilogram kristal yang diduga gula pasir.

Selain itu juga diamankan dompet berisi KTP dan uang Rp 800.000, 1 unit HP android dan 1 unit jam tangan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X