Setelah Matahari Terbenam, Warga Jabar Bisa Melihat Komet Neowise

Kompas.com - 19/07/2020, 17:36 WIB
Komet Neowise yang diabadikan di Hungaria, 14 Juli 2020. Shutterstock/Varga Jozsef ZoltanKomet Neowise yang diabadikan di Hungaria, 14 Juli 2020.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dapat melihat penampakan komet neowise dengan jelas hanya menggunakan mata telanjang mulai hari ini, Minggu (19/7/2020), pukul 18.38 hingga 19.34 WIB.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( Lapan) Sumedang Aries Kurniawan.

Menurut Aries, selain di Sumedang, warga di wilayah Jawa Barat lainnya seperti di Bandung, Garut dan sekitarnya juga dapat melihatnya secara langsung mulai pukul 18.38-19.34 WIB.

Baca juga: Segera Melintas, Ini Waktu Terbaik untuk Menyaksikan Komet Neowise di Sejumlah Wilayah Indonesia

"Posisinya ada di azimuth 318,2°-315° (Barat Laut)," ujar Aries kepada Kompas.com, Minggu.

Aries menuturkan, untuk di Indonesia, komet neowise ini dapat dilihat dengan mata telanjang pada 19-25 Juli 2020, tepatnya setelah matahari terbenam.

Aries menyebutkan, meskipun akan terlihat secara kasat mata, namun komet neowise akan makin sulit dilihat di daerah yang memiliki polusi cahaya tinggi.

"Kami akan mulai mengamati komet ini melalui teleskop hari ini (Minggu)," tutur Aries.

Baca juga: Mengenal Komet Neowise yang Akan Lintasi Indonesia Sore Nanti

Aries menambahkan, bagi warga di sekitar Sumedang yang ingin melihat penampakan komet ini dengan jelas bisa langsung datang ke Lapan Sumedang.

Tetapi, menurut Aries, untuk sementara ini kunjungan ke Lapan Sumedang akan dibatasi.

Lapan Sumedang akan dibuka untuk umum mulai 23-25 Juli 2020, setelah mendapatkan izin dari Lapan Pusat.

"Untuk sementara ini, kunjungan dibatasi hanya untuk tim peneliti dan media saja dengan protokol kesehatan yang ketat, mengingat saat ini masih pandemi Covid-19. Untuk warga umum mudah-mudahan mulai 23 Juli nanti bisa masuk. Sekarang masih menunggu izin dari pusat," kata Aries.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Regional
Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X