"Bantuan 50 Juta Sudah Saya Belanjakan, Beli Sapi dan Motor, Mohon Maaf Donatur"

Kompas.com - 19/07/2020, 05:04 WIB
Kinem penderita kanker di Boyolali hanya dijanjikan mendapatkan bantuan(KOMPAS.com/DIAN ADE)
kinemKinem penderita kanker di Boyolali hanya dijanjikan mendapatkan bantuan(KOMPAS.com/DIAN ADE)

KOMPAS.com- Pernyataan mengejutkan datang dari suami Kinem, penderita kanker di Boyolali, Jawa Tengah.

Setelah sempat mengatakan tak menerima uang bantuan, suami Kinem yang bernama Nursam mengklarifikasi pernyataannya.

Rupanya uang bantuan itu telah diterimanya dan telah habis dibelanjakan olehnya.

"Para donatur, relawan saya mohon maaf atas kesalahan saya," kata Nursam.

Baca juga: Derita Kinem, Ibu Lima Anak Asal Boyolali 11 Tahun Menderita Kanker

Mengaku uang telah diterima

Ilustrasi uang Dok. Kredivo Ilustrasi uang
Saat ditemui di rumahnya di Gilirejo RT 002 RW 005 Desa Gunungsari, Wonosamudro, Boyolali, Jawa Tengah Nursam meminta maaf terkait pernyataan mengegerkan itu.

Akibatnya banyak warga dan relawan yang mendatangi rumahnya karena pernyataan Nursam yang tak pernah menerima bantuan.

Nursam sebelumnya menyatakan, mereka hanya diminta memegang kertas dengan tulisan nominal uang tapi tak pernah menerima uang bantuan.

"Itu tidak benar. Saya sudah menerima bantuan berwujud uang ataupun barang," tutur Nursam, Sabtu (18/7/2020).

Baca juga: Kisah Kinem, 11 Tahun Menderita Kanker, Disuruh Foto Terima Bantuan tapi Tak Pernah Mendapatkan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Regional
Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Regional
'Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan'

"Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan"

Regional
Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Regional
Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Regional
Status Tanggap Darurat Bencana Merapi di Sleman Diperpanjang hingga Akhir Desember

Status Tanggap Darurat Bencana Merapi di Sleman Diperpanjang hingga Akhir Desember

Regional
Tanggapan Ridwan Kamil soal Sikap Terbuka Anies Baswedan Umumkan Positif Corona

Tanggapan Ridwan Kamil soal Sikap Terbuka Anies Baswedan Umumkan Positif Corona

Regional
RS Penuh, Kapasitas Ruang Isolasi di Banyumas Ditambah hingga 400 Tempat Tidur

RS Penuh, Kapasitas Ruang Isolasi di Banyumas Ditambah hingga 400 Tempat Tidur

Regional
Seorang Pejabat Dishub Mengisap Sabu di Ruang Guru TK

Seorang Pejabat Dishub Mengisap Sabu di Ruang Guru TK

Regional
Sidak, 7 Pengunjung Warkop di Pontianak Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Sidak, 7 Pengunjung Warkop di Pontianak Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
Mabuk, Pelajar Bacok Pegawai Provider Seluler, Begini Ceritanya

Mabuk, Pelajar Bacok Pegawai Provider Seluler, Begini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X