Pemilik Toko Tewas Penuh Luka, Diduga Dibunuh Perampok

Kompas.com - 14/07/2020, 12:31 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

BULELENG, KOMPAS.com - Seorang pedagang bernama Putus Sekar (50) asal Banjar Dinas Dauh Pura, Buleleng, Bali, ditemukan tewas penuh luka di dalam tokonya, Senin (13/7/2020) sore.

Kalung emas dan tas pinggang miliknya hilang. Diduga, ia menjadi korban perampokan dan pembunuhan.

Baca juga: Perampok di Bandung Ini 3 Tahun Berseragam Polisi dan Mengaku Kombes

Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku dalam kasus ini.

"Masih penyelidikan. Pelaku belum ditemukan," kata Sumarjaya, melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/7/2020).

Kejadian ini pertamakali diketahui oleh Desak Made yang hendak beli di toko korban.

Namun, saat tiba di toko, ia menemukan korban tertelungkup di lantai.

Baca juga: Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

 

Kemudian, saksi juga melihat banyak darah di lantai tersebut.

Kasus ini lantas dilaporkan ke pihak kepolisian.

Dari pemeriksaan sementara, korban mengalami luka robek di belakang kepala, luka robek pelipis kanan, luka robek pelipis kiri, dan luka pada dahi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Regional
21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

Regional
Geger Pelecehan Seksual Berkedok Riset 'Swinger' di Yogya, Pelaku Mengaku Dosen Catut Nama UGM dan NU

Geger Pelecehan Seksual Berkedok Riset "Swinger" di Yogya, Pelaku Mengaku Dosen Catut Nama UGM dan NU

Regional
86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

Regional
Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Regional
Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Regional
Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Regional
Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Regional
Gubernur dan Staf Positif Covid-19, ASN di Kepri Kerja dari Rumah

Gubernur dan Staf Positif Covid-19, ASN di Kepri Kerja dari Rumah

Regional
Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah, Purbalingga Masuk Zona Kuning

Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah, Purbalingga Masuk Zona Kuning

Regional
Istri Hamil 9 Bulan dan Suami Dibunuh Rekan Bisnis, Motifnya Sakit Hati Disebut Maling

Istri Hamil 9 Bulan dan Suami Dibunuh Rekan Bisnis, Motifnya Sakit Hati Disebut Maling

Regional
Positif Covid-19, 6 Tahanan Kejaksaan Negeri Jombang Diisolasi di RSUD

Positif Covid-19, 6 Tahanan Kejaksaan Negeri Jombang Diisolasi di RSUD

Regional
12 Tahun Jadi TNI Gadungan, Pria Ini Diduga Sempat Jadi 'Beking' Proyek PLN dan Kredit Motor

12 Tahun Jadi TNI Gadungan, Pria Ini Diduga Sempat Jadi "Beking" Proyek PLN dan Kredit Motor

Regional
6 Rumah Warga Amblas ke Sungai

6 Rumah Warga Amblas ke Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X