Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Kompas.com - 07/07/2020, 10:13 WIB
Sebanyak 2 Kg emas senilai sekira Rp 2 milliar raib dibawa perampok dari Toko Emas Sinar Gemilang, Senin (6/7) pukul 12.15 WIB. (Tribun Jambi/Aryo Tondang) Sebanyak 2 Kg emas senilai sekira Rp 2 milliar raib dibawa perampok dari Toko Emas Sinar Gemilang, Senin (6/7) pukul 12.15 WIB. (Tribun Jambi/Aryo Tondang)

KOMPAS.com - Aksi perampokan terjadi di toko emas di bilangan Pasar Villa Kenali, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamata Kota Baru, Jambi, Senin (6/7/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.

Pelaku perampokan berjumlah empat orang, menggunakan masker dan membawa senjata api. Para pelaku berhasil membawa kabur dua kilogram emas yang ditaksir Rp 2 miliar.

Saat melancarkan aksinya, kawanan pelaku ini melepaskan delapan kali tembakan. Akibatnya, dua orang terkena peluru nyasar.

Baca juga: Fakta Kakak Setubuhi Adik Kandung hingga Hamil 4 Bulan, Korban Keguguran

Pemilik toko emas bernama Jhon mengatakan, kejadian berlangsung tiba-tiba.

"Saya lagi duduk, tiba-tiba langsung masuk dua orang nodong senjata ke bagian dada saya," kata John, Senin, dikutip dari TribunJambi.com.

Kata John, pelaku yang berjumlah empat orang tersebut seluruhnya menggunakan senpi.

"Semua pakai senpi, masker dan helm," ujarnya.

Baca juga: Gasak 2 Kg Emas, Perampok Lepaskan Tembakan 8 Kali, Anak 10 Tahun Tertembak di Pelipis

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Regional
Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Regional
Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Regional
Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Regional
Viral Tagihan Listrik Warga Makassar Tembus Rp 19 Juta, Ini Penjelasan PLN

Viral Tagihan Listrik Warga Makassar Tembus Rp 19 Juta, Ini Penjelasan PLN

Regional
Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Regional
Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx: Itu Murni Kritikan

Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx: Itu Murni Kritikan

Regional
Detik-detik Dosen Tikam Mahasiswi Pacarnya hingga Tewas karena Lamaran Ditolak

Detik-detik Dosen Tikam Mahasiswi Pacarnya hingga Tewas karena Lamaran Ditolak

Regional
Detik-detik 3 Mobil Polisi Kecelakaan Beruntun Setelah Pulang Kawal Pemakaman Jenazah Covid-19

Detik-detik 3 Mobil Polisi Kecelakaan Beruntun Setelah Pulang Kawal Pemakaman Jenazah Covid-19

Regional
3 Mobil Polisi dan 1 Ambulans Terlibat Kecelakaan Beruntun gara-gara Pengendara Mabuk

3 Mobil Polisi dan 1 Ambulans Terlibat Kecelakaan Beruntun gara-gara Pengendara Mabuk

Regional
Polisi Usut Dugaan Korupsi Hibah APD ke RSUP Wahidin Makassar

Polisi Usut Dugaan Korupsi Hibah APD ke RSUP Wahidin Makassar

Regional
46 Warga yang Sudah Meninggal Masih Terdata sebagai Pemilih di Kota Semarang

46 Warga yang Sudah Meninggal Masih Terdata sebagai Pemilih di Kota Semarang

Regional
Penumpang Pesawat dari Surabaya Kabur ke Hutan Saat Hendak Diisolasi di Pontianak

Penumpang Pesawat dari Surabaya Kabur ke Hutan Saat Hendak Diisolasi di Pontianak

Regional
Kronologi Calon Mempelai Pria Bunuh Diri Jelang Pernikahan, Diduga Terbebani Biaya Resepsi

Kronologi Calon Mempelai Pria Bunuh Diri Jelang Pernikahan, Diduga Terbebani Biaya Resepsi

Regional
Setelah Supiori, 2 Kabupaten di Papua Mulai Terapkan Belajar Tatap Muka

Setelah Supiori, 2 Kabupaten di Papua Mulai Terapkan Belajar Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X