Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Diduga Alami Gangguan Psikologis

Kompas.com - 14/07/2020, 12:05 WIB
Pelaku pelempar Al Quran INC (jilbab hitam), saat konferensi pers di aula Polres Pelabuhan Makassar, Jumat (10/7/2020). Dok Humas Polda SulselPelaku pelempar Al Quran INC (jilbab hitam), saat konferensi pers di aula Polres Pelabuhan Makassar, Jumat (10/7/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam menyebut, INC (40) tersangka pelemparan Al Quran di Makassar mengalami gangguan psikologis.

Wanita yang mengaku bekerja sebagai konsultan pembangunan itu, kata Kadarislam, telah dibawa penyidik ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk diperiksakan kejiwaannya. 

"Terkait situasi kejiwaan yang bersangkutan, dari hasil pemeriksaan memang ada ada kelainan dari INC ini, karena ada kecenderungan dari psikisnya selalu ingin bicara yang tinggi-tinggi dan menganggap dirinya ini orang yang tinggi," kata Kadarislam saat diwawancara, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Gelar Sarjana dan Magister Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Palsu

Pemeriksaan ini sendiri dikaitkan penyidik dengan hasil pendalaman motif INC yang memalsukan identitasnya sebagai lulusan sarjana dan magister psikologi.

Sebelumnya, kata Kadarislam, INC mengaku pernah kuliah psikologi di Sydney, Australia. 

"Nah ini kemudian kita kaitkan dengan pemeriksaan kejiwaan dari RS Bhayangkara, ternyata memang yang bersangkutan ada sedikit kelainan psikis," ujar Kadarislam.

Meski demikian, polisi belum menghentikan kasus penistaan agama yang dilakukan wanita berusia 40 tahun tersebut.

Menurut Kadarislam, polisi masih akan melakukan gelar perkara bersama Polda Sulsel untuk kelanjutan kasusnya.

Baca juga: Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Saat ini penyidik sudah melakukan pemberkasan sebelum dilimpahkan Kejaksaan.

"Karena dalam gangguan kejiwaan juga ada beberapa kategori, nanti kita dalami lagi apakah kejiwaan yang dialami yang  bersangkutan termasuk yang bisa dihentikan proses penyidikannya, tapi ini kita dalami dulu, nanti kita lakukan gelar perkara dengan Polda," sebut Kadarislam.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Regional
25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

Regional
Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Regional
Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Regional
Korsleting Listrik, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Korsleting Listrik, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Regional
Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Regional
Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Regional
Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Regional
Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Regional
Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

Regional
Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Regional
2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

Regional
18 Nakes dan 1 Petugas Kebersihan RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19

18 Nakes dan 1 Petugas Kebersihan RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19

Regional
Tak Terima Disebut Kacung WHO, IDI Laporkan Jerinx SID ke Polisi

Tak Terima Disebut Kacung WHO, IDI Laporkan Jerinx SID ke Polisi

Regional
Sempat Belajar di Sekolah, Siswa SD di Tegal Ternyata Positif Covid-19

Sempat Belajar di Sekolah, Siswa SD di Tegal Ternyata Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X