Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Kompas.com - 14/07/2020, 11:27 WIB
Ketua Organisasi Bidang Kepartaian DPD Partai Golkar Sumut Rolel Harahap (paling kiri) mengatakan, Sesuai keputusan, paling lama Musda Partai Golkar Sumut dilaksanakan pada 31 Juli 2020, Selasa (14/7/2020) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTIKetua Organisasi Bidang Kepartaian DPD Partai Golkar Sumut Rolel Harahap (paling kiri) mengatakan, Sesuai keputusan, paling lama Musda Partai Golkar Sumut dilaksanakan pada 31 Juli 2020, Selasa (14/7/2020)

MEDAN, KOMPAS.com - Rapat pleno DPD Partai Golkar Sumut dengan agenda pembentukan panitia musyawarah daerah (musda) pada Senin, 13 Juli 2020 dituding sepihak dan tidak diketahui mahkamah Partai Golkar.

Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM Golkar Sumut Hanafiah Harahap bersama mantan Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution dan beberapa orang lain mengatakan, tindakan tersebut adalah cara-cara lama yang diulang kembali.

"Kami mengkhawatirkan akan kembali terjadi kekeliruan, seperti musda yang isinya pemaksaan kehendak. Sama seperti rapat pleno kali, terjadi pembangkangan yang kedua kali. Kita mau berjalan yang lebih baik. Kalau ini lebih gawat, membangkang sama mahkamah partai," kata Hanafiah di depan kantor DPD Partai Golkar Sumut.

Baca juga: Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Menanggapi tudingan tersebut, Ketua Organisasi Bidang Kepartaian DPD Partai Golkar Sumut Rolel Harahap menjelaskan, semua musda masuk bidang kerja kepartaian.

Rapat pleno pembentukan panitia musda sudah dihadiri dan kuorum. Dia mengakui, sepanjang rapat terjadi perbedaan pendapat, ada yang menanyakan apakah rapat diketahui mahkamah partai.  

Menurutnya, mahkamah partai membuat keputusan akibat mediasi antara termohon dan pemohon sehingga Musda Sumut diulang.

Keputusan mahkamah partai di sampaikan ke DPP Partai Golkar yang kemudian menginstruksikan agar DPD Partai Golkar Sumut merencanakan, menyiapkan dan menyelenggarakan Musda Partai Golkar Sumut.

Baca juga: Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

 

Rolel membenarkan bahwa di dalam putusan mahkamah partai disebutkan kalau mahkamah partai mengawasi pelaksanaan musda.

"Saya katakan, ini belum musda, masih pembentukan panitia. Makanya kami tidak menembuskan suratnya ke mahkamah partai, cukuplah ke ketua umum DPP Partai Golkar saja, karena dia yang memerintahkan kami. Yang mau diawasi mahkamah partai itu bukan Golkar Sumut, tapi Musda Golkar Sumut, jadi tidaklah semua kegiatan di Golkar Sumut harus sepengetahuan mahkamah partai," kata Rolel kepada Kompas.com, Selasa (14/7/2020).

"Ada perbedaan pendapat, ada yang walk out, biasalah itu... Sesuai keputusan, paling lama Musda Partai Golkar Sumut dilaksanakan pada 31 Juli 2020," pungkas Rolel.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X