Kompas.com - 12/07/2020, 08:41 WIB
Sejumlah pengunjung datang ke Kawasan Adat Baduy, Sabtu (11/7/2020) KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINSejumlah pengunjung datang ke Kawasan Adat Baduy, Sabtu (11/7/2020)

LEBAK, KOMPAS.com - Kawasan Desa Adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, masih boleh dikunjungi oleh wisatawan.

Sebelumnya, ada surat yang dikirim kepada Presiden Joko Widodo yang meminta Baduy dihapus dari peta destinasi wisata.

Belakangan, surat yang dikirim atas nama Lembaga Adat Baduy tersebut dibantah dan disebut tidak mewakili seluruh tokoh dan masyarakat Baduy.

Baca juga: Bagaimana Perubahan Baduy Sejak Menjadi Kawasan Wisata?

Kepala Desa Kanekes Jaro Saija mengatakan, Baduy tetap dibuka untuk pengunjung dari manapun.

Namun, warga Baduy meminta agar nama Wisata Baduy diganti menjadi Saba Budaya Baduy.

"Kalau Saba, berkunjung ke sini untuk silaturahmi, bertemu dan interaksi dengan kami. Sementara jika wisata, orang Baduy jadi tontonan," kata Saija di kediamannya di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (11/7/2020).

Baca juga: Liburan ke Baduy, Wisatawan Bisa Jajal Hidup ala Suku Baduy

Saija mengatakan, penyebutan Saba Budaya Baduy sebetulnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu.

Bahkan sudah dibentuk peraturan desa mengenai Saba Budaya.

Menurut Saija, tradisi saba ke Baduy sudah berlangsung puluhan tahun, namun belakangan jumlahnya membludak.

Besarnya kunjungan wisatawan ke Baduy, diakui oleh Saija memiliki banyak dampak baik positif maupun negatif.

Dampak positifnya, ekonomi masyarakat Baduy tumbuh dan bergantung pada kehadiran pengunjung.

Sekitar 50 persen warga Baduy bekerja di sektor pariwisata, mulai dari berjualan hingga jadi pemandu.

Mengenai persoalan sampah, Saija mengatakan, Baduy memiliki program pembersihan sampah dua kali dalam sebulan.

Tempat sampah juga sudah disediakan di titik-titik yang ramai pengunjung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X