15 Jam Mengapung di Lautan Pakai Jeriken, 2 ABK Diselamatkan Tim SAR, Ini Ceritanya

Kompas.com - 11/07/2020, 12:48 WIB
Gabungan Tim SAR  mengevakuasi  empat ABK dan satu kapten yang selamat di Pelabuhan Cappa Ujung Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Sabtu (11/7/2020). KOMPAS.com/NURWAHIDAHGabungan Tim SAR mengevakuasi empat ABK dan satu kapten yang selamat di Pelabuhan Cappa Ujung Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Sabtu (11/7/2020).

KOMPAS.com - Tim Search and Rescue (SAR) Bantaeng, Sulawesi Selatan, berhasil menyelamatkan dua anak buah kapal (ABK) Kapal Motor M Ismail Jaya yang terombang-ambing selama 15 jam di lautan, 

Saat ditemukan, kedua ABK, Safaruddin Lakis (35) dan Bayu Lakis (35), bertahan di tengah lautan menggunakan jeriken. Kondisi kedua ABK mengalami dehidrasi.

"Korban ini ditemukan sekitar pukul 17.00 Wita sempat terombang-ambing menggunakan jerigen. Waktu ditemukan jauh dari lokasi kapal tenggelam, kerena di bawa arus," kata Koordinator Basarnas Arman saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (11/7/2020).

Baca juga: Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Selain itu, kedua korban diduga terseret jauh dari lokasi kapal mereka yang karam di perairan Limpoge Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2020).

Arman menambahkan, selain mengevakuasi dua ABK tersebut, tim lainnya juga sedang melakukan penjemputan terhadap empat ABK lainnya dan kapten kapal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X