84 Tenaga Medis dan Pegawai RSUD Jayapura Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Pasien

Kompas.com - 10/07/2020, 13:15 WIB
Ilustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19. ShutterstockIlustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Direktur RSUD Jayapura dr Aloysius Giay membenarkan terdapat 84 tenaga medis dan pegawai di rumah sakit tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Berdasarkan pelacakan, sebagian besar tenaga medis tersebut positif Covid-19 karena terpapar dari pasien yang dirawat.

“Itu karena mereka (pasien) yang datang berobat tidak jujur, andainya mereka jujur kalau ada keluhan batuk, pilek atau pernah kontak dengan pasien positif mungkin saja tenaga medis kita tidak tertular," ujar Aloysius saat dikonfirmasi di Jayapura, Jumat (10/7/2020).

Baca juga: Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Aloysius mengatakan, dari 84 tenaga medis itu, lima di antaranya merupakan dokter umum dan dokter spesialis.

Sebanyak 46 orang merupakan bidan dan perawat, 13 tenaga laboratorium, dan empat ahli gizi.

"Farmasi satu orang, ada juga tenaga administrasi kita yang ikut terjangkit, ada enam orang, petugas cleaning service juga ada enam orang, relawan VCT dua orang, dan satu petugas keamanan," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat hal itu, Aloysius mengeluarkan kebijakan menggabungkan beberapa ruang pelayanan untuk rawat inap.

Bagi pasien umum hanya bisa ditemani satu orang atau keluarga.

"Kita juga meniadakan untuk sementara ruang rawat inap VIP, untuk jam besuk juga kita tiadakan untuk sementara dan untuk pasien yang saat ini sedang dirawat hanya boleh ditemani oleh satu orang saja," kata dia.

Dari 84 tenaga medis di RSUD Jayapura yang terpapar virus corona, 15 orang telah dinyatakan sembuh.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Pemerintah Diminta Kencangkan Protokol Kesehatan

Aloysius berharap pasien yang memiliki keluhan serupa Covid-19 bisa jujur ketika ditanya tenaga medis.

"Kita belum bisa tentukan kapan pelayanan akan kembali maksimal karena kita juga tidak tahu kapan tenaga medis kita yang positif ini sembuh, bisa satu bulan, bisa juga sampai tiga bulan. Saya meminta kita semua berdoa agar mereka cepat sembuh sehingga bisa kembali bertugas," kata Aloysius.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X