Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Kompas.com - 10/07/2020, 07:58 WIB
Sejumlah warga yang terjaring operasi masker menjalani sanksi membersihkan lingkungan kantor Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (9/7/2020). Dok Humas Pemkab PurbalinggaSejumlah warga yang terjaring operasi masker menjalani sanksi membersihkan lingkungan kantor Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (9/7/2020).

 

PURBALINGGA, KOMPAS.com- Tim Gugus Covid-19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga memberlakukan skema sanksi baru kepada masyarakat yang melanggar kewajiban menggunakan masker di ruang publik.

Setelah sebelumnya, pemberlakuan sanksi karantina 1x24 jam di Gedung Korpri Purbalingga tidak berjalan efektif, kini para pelanggar diberi hukuman untuk membersihkan lingkungan kantor kecamatan dan sekitarnya.

“Kalau sekarang kita lebih kepada aspek pembinaan, kita bina, kita ingatkan kemudian kita minta untuk sedikit kerja sosial yaitu dengan kerja bakti di lingkungan kantor kecamatan kemudian dilepas,” kata Kepala Satpol PP Purbalingga Suroto melalui rilis tertulis, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Operasi masker ini, kata Suroto, akan terus dilaksanakan selama 18 hari dimulai sejak Senin (6/7/2020). Operasi masker digelar di 18 kecamatan yang ada di Purbalingga.

“Kita sudah melakukan operasi wajib masker di beberapa wilayah di antaranya Kecamatan Karangjambu dan Kecamatan Rembang,” terangnya.

Operasi masker dilakukan di titik-titik keramaian selama satu jam. Dari hasil operasi masker tersebut, petugas mendapati kurang lebih 30 orang pelanggar.

“Satu jam saja kita bisa mengumpulkan orang sebanyak itu. Artinya memang di dalam masyarakat seolah-olah menganggap new normal itu kondisinya sama seperti sebelum adanya covid-19, padahal inti dari new normal itu bagaimana kita melakukan kebiasaan baru dengan protokol kesehatan,” ungkap Suroto.

Dia berharap, operasi ini mampu mengedukasi dan mengingatkan masyarakat akan pentingnya menggunakan masker sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus Covid-19.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KKB Pilih Intan Jaya Sebagai Wilayah Perang Terbuka dengan TNI-Polri, Ini Alasannya

KKB Pilih Intan Jaya Sebagai Wilayah Perang Terbuka dengan TNI-Polri, Ini Alasannya

Regional
Ini Alasan Hotel di Padang Tetap Buka meski 23 Karyawan Positif Corona

Ini Alasan Hotel di Padang Tetap Buka meski 23 Karyawan Positif Corona

Regional
Warga Tasikmalaya Diminta Bersiap untuk Pembebasan Lahan Tol Gedebage

Warga Tasikmalaya Diminta Bersiap untuk Pembebasan Lahan Tol Gedebage

Regional
PSBB Kota Serang Diperpanjang, Check Point Ditiadakan

PSBB Kota Serang Diperpanjang, Check Point Ditiadakan

Regional
5 Pengedar Narkotika Jaringan Lapas Jambi Ditangkap

5 Pengedar Narkotika Jaringan Lapas Jambi Ditangkap

Regional
Kapolda Papua Ungkap Kekuatan KKB di Intan Jaya dan Jumlah Senjatanya

Kapolda Papua Ungkap Kekuatan KKB di Intan Jaya dan Jumlah Senjatanya

Regional
Orangtua Siswa Positif Covid-19, 2 SMP di Toraja Utara Ditutup

Orangtua Siswa Positif Covid-19, 2 SMP di Toraja Utara Ditutup

Regional
Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Regional
Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Regional
Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Regional
Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Muncul Klaster Covid-19, Semua Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Muncul Klaster Covid-19, Semua Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Regional
8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

Regional
Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X