Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kompas.com - 09/07/2020, 20:32 WIB
Edy Nesi alias Felix Nesi, warga Bitauni, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, saat dimintai keterangan langsung oleh Kapolsek Insana Ketut Suta Dokumen Polres TTUEdy Nesi alias Felix Nesi, warga Bitauni, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, saat dimintai keterangan langsung oleh Kapolsek Insana Ketut Suta

KUPANG, KOMPAS.com - Kasus perusakan jendela rumah dan kursi milik Pastoran SMK Bitauni, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, oleh sastrawan Edy Nesi alias Felix Nesi, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Hal itu disampaikan Kapolsek Insana Iptu Ketut Suta, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (9/7/2020) malam.

Menurut Suta, sehari setelah kejadian, Kepala Sekolah SMK Katolik Bitauni Romo Vinsensius Nahak, menjemput Felix di Polsek Insana.

Baca juga: Meski Ditetapkan Tersangka, Sastrawan Felix Nesi Tak Ditahan Polisi

"Romo menjemput tersangka (Felix), dengan maksud kasus perusakan tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan," ungkap Suta.

Suta menuturkan, kasus ini diduga karena Felix sakit hati, permintaan kepada kepala sekolah SMK Katolik Bitauni agar memindahtugaskan seorang tenaga pendidik, tidak ditindaklanjuti.

"Tersangka adalah seorang sastrawan yang pernah menempuh bangku pendidikan di sekolah Katolik (seminari) namun tidak menyelesaikan studinya di sekolah dimaksud," ungkap dia.

Meski atas permintaan kepala sekolah SMK Katolik Bitauni agar persoalan ini di selesaikan secara kekeluargaan, namun pihaknya akan terus memantau persoalan ini agar cepat diselesaikan, agar tidak berkembang dan memicu hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Dituding Rusak Jendela dan Kursi Pastoran, Sastrawan Felix Nesi Ditangkap Polisi

Dalam kasus itu, kata Suta, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi.

Sebelumnya diberitakan, Felix Nesi, sastrawan NTT yang pernah pernah memenangkan sayembara novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2018, ditangkap pada Jumat (3/7/2020).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Regional
Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Regional
Diperiksa Polisi karena Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx Upayakan Mediasi

Diperiksa Polisi karena Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx Upayakan Mediasi

Regional
Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Regional
Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Regional
Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Regional
Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Regional
Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Regional
Viral Tagihan Listrik Warga Makassar Tembus Rp 19 Juta, Ini Penjelasan PLN

Viral Tagihan Listrik Warga Makassar Tembus Rp 19 Juta, Ini Penjelasan PLN

Regional
Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Regional
Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx: Itu Murni Kritikan

Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx: Itu Murni Kritikan

Regional
Detik-detik Dosen Tikam Mahasiswi Pacarnya hingga Tewas karena Lamaran Ditolak

Detik-detik Dosen Tikam Mahasiswi Pacarnya hingga Tewas karena Lamaran Ditolak

Regional
Detik-detik 3 Mobil Polisi Kecelakaan Beruntun Setelah Pulang Kawal Pemakaman Jenazah Covid-19

Detik-detik 3 Mobil Polisi Kecelakaan Beruntun Setelah Pulang Kawal Pemakaman Jenazah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X