1 Pelaku Pembakaran Anak Punk di Semarang Ditangkap, 4 Masih Buron

Kompas.com - 09/07/2020, 19:31 WIB
Pelaku pengeroyok dan pembakar anak punk di Bawen berhasil ditangkap. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAPelaku pengeroyok dan pembakar anak punk di Bawen berhasil ditangkap.

UNGARAN, KOMPAS.com - Polisi menangkap pelaku pengeroyokan dan pembakaran anak punk Irsyad Maulana Ibrahim (24) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, pelaku sempat melarikan diri sebelum akhirnya tertangkap saat kembali ke rumahnya.

"Para pelaku melakukan pengeroyokan karena dendam dan sakit hati dengan korban," kata Gatot di Mapolres Semarang saat rilis ungkap kasus Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Alami Luka Bakar 30 Persen, Anak Punk Korban Pengeroyokan dan Pembakaran Mulai Membaik

Gatot mengatakan, tersangka yang ditangkap adalah Tri (24) warga Dusun Petet Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang.

"Dia sempat melarikan diri ke Temanggung dan Magelang. Ditangkap 3 Juli lalu di daerah Tuntang," tegasnya.

Sementara pelaku pengeroyokan lain, yakni Aan (18), Danis alias Kucing (27), Ilham alias Kadal (27), dan IPO alias Anjar (27), masih dalam pengejaran.

Baca juga: Detik-detik Anak Punk Dikeroyok dan Dibakar

Diberitakan sebelumnya, seorang anak punk asal Kota Salatiga, Irsyad Maulana Ibrahim, harus dirawat di rumah sakit karena dikeroyok dan dibakar oleh sekelompok orang.

Peristiwa bermula saat Irsyad nongkrong selepas mengamen pada Senin (24/2/2020) sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Salah seorang dari kelompok pemuda itu nekat menyiram bensin pada tubuh Irsyad kemudian menyalakan api.

Saat api membakar tubuhnya, tak disangka salah satu teman pelaku justru mengambil air dan menyiramkan ke badan Irsyad. Api pun berhasil dipadamkan.

"Sebenarnya ada lima orang tapi salah satunya kemudian menyiram air ke tubuh saya hingga api padam," ujar dia.

Meski api padam, punggung, dada dan perut Irsyad sudah terlanjur mengalami luka bakar. Sementara bagian belakang telinga dan tangannya juga mengalami luka terkena senjata tajam.

Kasus dilaporkan ke Polsek Bawen, Kabupaten Semarang, pada Jumat (6/3/2020).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Membesuk Suami di Rutan, Perempuan Ini Ikut Dijebloskan ke Tahanan

Membesuk Suami di Rutan, Perempuan Ini Ikut Dijebloskan ke Tahanan

Regional
Ayo Bantu Aisyah yang 15 Tahun Hanya Terbaring di Kasur dan Kulit Mengelupas

Ayo Bantu Aisyah yang 15 Tahun Hanya Terbaring di Kasur dan Kulit Mengelupas

Regional
2 Karyawan PLN Pematangsiantar Positif Covid-19

2 Karyawan PLN Pematangsiantar Positif Covid-19

Regional
Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Regional
Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Regional
Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Regional
Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Regional
21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

Regional
Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Regional
86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

Regional
Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Regional
Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Regional
Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Regional
Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X