Cerita Sugeng, Difabel Pembuat Gitar yang Alih Profesi demi Bertahan di Tengah Wabah

Kompas.com - 09/07/2020, 08:47 WIB
Sugeng, saat memodifikasi motor. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINSugeng, saat memodifikasi motor. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com- Sugeng Priyono (43) terlihat sedang mengukur ketinggian roda motor yang dimodifikasi di rumahnya Dusun Mijen, Desa Merbuh, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Beberapa kali, penyandang difabel tersebut harus mondar-mandir mendekati sepeda motor roda dua yang mau dijadikan roda tiga.

Lelaki lajang itu, tidak kenal lelah dan putus asa walaupun kedua kakinya cacat. Sugeng berjalan dengan tumpuan kedua tangannya. 

“Ini (sepeda) motor saya, yang mau saya modifikasi menjadi roda tiga. Untuk roda tambahannya, saya buat monoshock,” kata Sugeng di rumahnya, Rabu (8/07/2020).

Baca juga: Pemenuhan Hak Kelompok Difabel Harus Jadi Perhatian

Sugeng yang pernah mengenyam pendidikan di SMPN Merbuh, baru menekuni usaha modifikasi sepeda motor sejak wabah Covid-19 melanda Indonesia.

Dulu, anak pasangan Yakub dan Sumiah ini, dikenal sebagai pembuat gitar dan sound system.

Bahkan sound system buatannya, pernah meraih juara satu lomba pengeras suara di Yogyakarta.

Lantaran pandemi Covid-19, kini lelaki yang hobi mendengarkan musik rock tersebut, beralih usaha menjadi pembuat motor modifikasi untuk penyandang difabel.

Baca juga: Ini Upaya Pemerintah Memenuhi Hak Difabel di Masa Pandemi

Selain untuk menolong sesama penyandang difabel, Sugeng juga ingin dapurnya tetap mengebul.

“Saya sebenarnya juga menerima sewa sound system, tapi (sejak wabah) Covid-19, tidak ada masyarakat yang menikahkan anaknya pakai ramai-ramai, sehingga persewaan sound system-nya sepi,” keluhnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Regional
Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Regional
Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Regional
Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Regional
Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X