2 Pendekar di Lampung Ditangkap karena Cabuli 18 Murid Laki-laki

Kompas.com - 08/07/2020, 19:53 WIB
Dua guru silat yang menjadi tersangka pencabulan belasan murid laki-laki di Pringsewu. (FOTO: Dok. Polsek Sukoharjo) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYADua guru silat yang menjadi tersangka pencabulan belasan murid laki-laki di Pringsewu. (FOTO: Dok. Polsek Sukoharjo)

LAMPUNG, KOMPAS.com – Dua pendekar di Pringsewu dicokok aparat kepolisian setelah dilaporkan telah mencabuli belasan murid laki-lakinya.

Kedua guru salah satu perguruan silat di Kecamatan Banyumas, Pringsewu, itu berinisial IP (41) dan IM (38). Keduanya ditangkap aparat Polsek Sukoharjo pada Selasa (7/7/2020).

Kapolsek Sukoharjo, Iptu Musakir mengatakan, penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan para orangtua korban pada 2 dan 3 Juli 2020.

“Pelaku ditangkap bekerja sama dengan tokoh masyarakat,” kata Musakir dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/7/2020).

Baca juga: Akun IG Diduga Milik Petugas P2TP2A Tersangka Pencabulan Dicaci Maki Warganet

Musakir mengatakan, sejauh ini korban pencabulan berjumlah 18 orang yang melaporkan telah dicabuli oleh pelaku IM.

Usia korban, kata Musakir, antara 13 – 15 tahun.

“Selain 18 orang korban dari pelaku IM, ada juga 6 orang yang menjadi korban pelaku IP. Kami masih mendalami kasus ini, khususnya jumlah korban,” kata Musakir.

Dari keterangan para korban, modus pencabulan yang dilakukan oleh kedua pelaku adalah sama, yakni memanggil korban ke rumah kosong lalu mencabulinya.

“Waktu kejadian adalah saat istirahat latihan. Korban dicabuli oleh pelaku di rumah kosong dekat tempat latihan,” kata Musakir.

Musakir menambahkan, para korban mengaku tidak bisa menolak saat dicabuli karena takut dengan status para pelaku yang dianggap berpengaruh di dalam perguruan silat tersebut.

“Kami masih dalami kasus ini,” kata Musakir.

Baca juga: Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Tepergok Istri

Kedua pelaku kini ditahan di Mapolsek Sukoharjo dan dikenakan Pasal 28 Undang-undang 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara maksimal paling lama 15 tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Sumpah Pemuda, Keraton Yogyakarta Luncurkan Gendhing Gathi Taruna dan Bhinneka

Peringati Sumpah Pemuda, Keraton Yogyakarta Luncurkan Gendhing Gathi Taruna dan Bhinneka

Regional
Libur Panjang, Ribuan Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng

Libur Panjang, Ribuan Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng

Regional
Kronologi Raibnya Dana Rp 1 Miliar Milik Nasabah BPR di Salatiga, Tidak Tercatat di Sistem

Kronologi Raibnya Dana Rp 1 Miliar Milik Nasabah BPR di Salatiga, Tidak Tercatat di Sistem

Regional
Penumpang Pesawat Membeludak di Bandara Makassar, AP 1 Kerahkan Tim Penertiban Protokol Kesehatan

Penumpang Pesawat Membeludak di Bandara Makassar, AP 1 Kerahkan Tim Penertiban Protokol Kesehatan

Regional
Ini Penjelasan AWK Terkait Tudingan Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Ini Penjelasan AWK Terkait Tudingan Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Influencer Deklarasi 'Surabaya Berenerji'

Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Influencer Deklarasi "Surabaya Berenerji"

Regional
Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Regional
Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Regional
Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Regional
Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Regional
Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Regional
Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Regional
Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Regional
Rancang Penyelundupan Warga Rohingya ke Aceh, 5 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Nelayan

Rancang Penyelundupan Warga Rohingya ke Aceh, 5 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X