Sosok IS yang Diduga Terlibat Penyerangan Wakapolres Karanganyar di Mata Tetangganya

Kompas.com - 06/07/2020, 13:02 WIB
Rumah terduga teroris yang buka jasa pengobatan alternatif di Purwosari Perbalan, Semarang Utara. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIARumah terduga teroris yang buka jasa pengobatan alternatif di Purwosari Perbalan, Semarang Utara.

SEMARANG, KOMPAS.com - IS, seorang perempuan di Semarang yang diduga terlibat aksi terorisme, dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang bergaul dengan warga sekitar rumahnya.

F (36) tetangga sekitar kampungnya di salah satu gang di Purwosari Perbalan, Semarang Utara mengaku kaget saat IS ditangkap aparat kepolisian sekitar dua pekan lalu.

Warga tak menduga IS yang sehari-harinya membuka jasa pengobatan alternatif ini ditangkap oleh Densus 88 Antiteror.

Baca juga: Perempuan Terduga Teroris Ditangkap Densus 88, Diduga Terkait Penyerangan Wakapolres Karanganyar

"Waktu itu dengar kabar dari tetangga kalau mbaknya ditangkap. Warga tidak tahu, pada kaget. Karena setahu saya orangnya memang sering bepergian dan jarang di rumah. Kalau pas pulang ke rumah paling sebentar terus pergi lagi," katanya, Senin (6/7/2020).

F sempat curiga beberapa hari sebelum IS ditangkap, ada banyak orang asing yang berseliweran di sekitar rumah terduga.

"Bukan warga sini. Tapi pakai baju biasa. Di depan rumah ada, di samping dan di depan gang juga ada. Setelah empat hari kemudian baru disergap," ungkapnya.

F tak mengetahui secara pasti alasan penangkapan IS.

Baca juga: 14 Teroris DPO Belum Tertangkap, Operasi Tinombala-2020 Diperpanjang

Sejumlah warga malah ada yang berspekulasi IS terlibat kasus narkoba hingga penggelapan dana umrah.

Belakangan baru mereka tahu IS terlibat dalam kelompok teroris.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X