Kompas.com - 02/07/2020, 22:03 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.com - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka harus mengikuti prosedur tetap protokol kesehatan adaptasi kebiasaan baru.

Rencana pelaksanaan sekolah tatap muka tersebut menyusul Kota Sukabumi menjadi daerah pertama yang masuk zona hijau dalam level kewaspadaan Covid-19 di Jabar.

''Pemerintah tidak boleh memaksa sekolah untuk buka. Tetapi bisa memaksa sekolah untuk tutup bila tidak menggunakan prosedur tetap protokol kesehatan,'' kata Fahmi kepada wartawan di Balai Kota Sukabumi, Kamis (2/7/2020).

Baca juga: Masuk Zona Hijau, Kota Sukabumi Siap Mulai Aktivitas di Sekolah

Menurut Fahmi rencana sekolah tatap muka dilaksanakan pada era adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal ini merupakan hasil arahan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

''Pak Gubernur meminta yang diprioritaskan di Kota Sukabumi yaitu pendidikan dan harus dibuat desain terkait pelaksanaan KBM dengan satu pedoman,'' ujar mantan wakil wali Kota Sukabumi periode sebelumnya.

''Itu yang diminta (Gubernur Jabar) pendidikan diprioritaskan terlebih dahulu. Karena akan dijadikan pilot poject untuk se Jabar di 26 kota dan kabupaten lain karena belum boleh tatap muka,'' sambung Fahmi.

Baca juga: Kota Sukabumi Zona Hijau, Aktivitas Sekolah Dimulai secara Bergantian

Bukan berarti sekolah dibuka

Sekolah tatap muka ini, lanjut dia, artinya bukan seluruh sekolah dibuka. Tetapi diperuntukkan bagi sekolah yang sudah siap menyelenggarakan KBM dengan standar protokol kesehatan. 

Prosedurnya yaitu pihak sekolah melapor ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K). Lalu Dinas P dan K memberikan rekomendasi ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi.

''Gugus tugas sudah membentuk tim, nantinya tim ini yang melaksanakan verifikasi ke sekolah sesuai indikator. Mengecek mulai dari ketersediaan wastafel portabel, MCK bersih hingg face shield,'' jelas Fahmi.

''Amanat gubernur 50 persen proses KBM secara bergantian, dan warga pelajar dari luar Kota Sukabumi tidak boleh dulu tatap muka, mereka pembelajaran dari rumah saja dulu,'' ujar dia.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.