PPDB Jabar Bikin Kecewa, Siswa Nilai Bagus Kok Kalah Sama Siswa Skor Rendah...

Kompas.com - 25/06/2020, 19:30 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com – Sejumlah orangtua mengaku kecewa terhadap pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 jalur prestasi akademik.

Anak mereka gagal masuk sekolah negeri dikalahkan siswa dengan nilai yang lebih rendah. Padahal anak mereka memiliki skor lebih tinggi. 

“Skor anak saya 641, tidak lolos. Pas lihat laman PPDB di SMAN 10 Bandung, ada anak yang lolos dengan skor 581,” ujar salah satu orangtua siswa, Sofie Safiena saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/6/2020).

Sofie pun heran, lantas mendatangi SMAN 10 Bandung bersama orangtua lainnya. Namun jawaban sekolah berputar-putar. Pada intinya, keputusan tersebut diambil berdasarkan aturan sekolah.

Baca juga: Serba-serbi PPDB Jabar, dari Harus Online, Sosialisasi Lewat V-Con, hingga Masalah Sinyal

Pengalaman buruk ini membuat Sofie enggan mendaftar ke sekolah negeri di tahap kedua atau zonasi. Ia mencari alternatif lain seperti mendaftar ke sekolah swasta.

Orangtua lainnya, Budi Susanto mengalami hal serupa. Nilai anaknya gagal oleh siswa dengan skor yang lebih rendah dari anakya.

Namun ia akan mencoba ikut ke jalur zonasi di sekolah yang berbeda. Sebab ia khawatir, jika mendaftar lagi ke SMAN 10 Bandung, kembali tidak lolos karena aturan sekolah.

Baca juga: Hasil PPDB Jabar Dinilai Janggal, Orangtua Siswa Datangi Sekolah

Penjelasan Kepsek SMAN 10 Bandung

Kepala Sekolah SMAN 10 Bandung, Ade Suryaman mengatakan, keputusan itu diambil berdasarkan musyawarah mufakat dewan sekolah dan tidak melanggar aturan Kemendikbud.

Ade menjelaskan, kuota jalur prestasi rapor di SMAN 10 Bandung hanya 30 siswa. Karena ada jalur prestasi non akademik yang tidak sesuai, kuotanya dialihkan ke akademik 15 kursi.

Enam kursi diperebutkan siswa dengan nilai tinggi, 9 kursi lainnya diberikan sesuai kriteria sekolah.

Dari hasil rembugan, sekolah juga memilih kriteria rata-rata UN terkecil dengan tujuan pemerataan siswa.

“Kursi ini pun sebenarnya peralihan karea untuk jalur prestasi akademik sebenarnya tidak diubah hanya 30. Sisanya yang peralihan non akademik baru sesuai kriteria sekolah,” ucapnya.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Regional
Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Regional
Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Regional
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Regional
Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Regional
Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Regional
Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Regional
Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Regional
Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Regional
Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Regional
Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Regional
Bupati Jekek: Dengan 'Telunjuk Sakti' Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Bupati Jekek: Dengan "Telunjuk Sakti" Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Regional
Zona Blok Masela dan Potensi 'Provinsi Prisai' Indonesia

Zona Blok Masela dan Potensi "Provinsi Prisai" Indonesia

Regional
Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur

Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur

Regional
Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR

Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.