Kompas.com - 25/06/2020, 19:19 WIB
Kunjungan Jokowi ke vila yang berlatar belakang Selatan Bali tersebut untuk mengencek kesiapan tatana baru di sektor paiwisata.= di wilayah paling timur Pulau Jawa. Humas Pemkab BanyuwangiKunjungan Jokowi ke vila yang berlatar belakang Selatan Bali tersebut untuk mengencek kesiapan tatana baru di sektor paiwisata.= di wilayah paling timur Pulau Jawa.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meninjau Villa Solong di Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi pada Kamis (25/6/2020).

Kunjungan Jokowi ke villa yang berlatar belakang Selatan Bali tersebut untuk mengecek kesiapan tatanan baru di sektor paiwisata di wilayah paling timur Pulau Jawa.

”Hari ini saya melihat persiapan Banyuwangi menyiapkan menuju tataanan baru pariwisata. Saya lihat di lapangan, Banyuwangi adalah daerah paling siap menyiapkan menuju prakondisi, menuju normal baru. Peran pemerintah daerah, peran masyarakat, saya lihat di sini partisipasinya bagus sekali,” ujar Jokowi dikutip dari rilis tertulis Pemda Banyuwangi.

Baca juga: Blusukan di Pasar Banyuwangi, Jokowi Kenakan Face Shield

Jokowi juga mengapresiasi pengembangan pariwisata di Banyuwangi yang memberdayakan masyarakat.

”Saya lihat pariwisata di Banyuwangi melibatkan masyarakat. Hotel-hotel bintang 3 ke bawah, semua diberikan kepada rakyat (melalui pengembangan homestay). Yang bintang 4-5 diberikan kepada investor. Proses seperti ini patut dicontoh daerah lain,” ujar Jokowi.

”Kita dukung penuh yang dilakukan Pak Bupati dan Gubernur menyiapkan prakondisi menuju tatanan normal baru. Hingga nantinya, pada saat timing yang tepat dibuka betul-betul penuh, masyarakat dan pelaku pariwsatanya betul-betul siap,” kata Jokowi.

Baca juga: Singgah ke Pantai Solong Banyuwangi yang Dikunjungi Jokowi Hari ini, Berlatar Belakang Selat Bali

Sementara itu Bupati Banyuwangi Azwar Anas mengatakan, persiapan new normal pariwisata Banyuwangi dilakukan sejak awal Juni.

Pemda Banyuwangi melakukan sertifikasi tatanan baru dengan melibatkan ahli kesehatan. Destinasi, hotel, kafe, hingga warung rakyat yang lolos uji protokol kesehatan mendapat semacam ”sertifikat new normal”.

Banyuwangi juga melatih para pemandu wisata untuk memasuki tatanan baru dengan edukasi kesehatan. Para pemandu wisata yang lolos mendapat ”sertifikat new normal”.

Baca juga: Jokowi akan Blusukan ke Pasar dan Pantai di Banyuwangi

Selain itu juga dilakukan simulasi di beberapa destinasi wisata hingga sektor pariwisata benar-benar dibuka yang waktunya masih belum diputuskan oleh pemerintah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X