Peneliti Universitas Bengkulu Temukan 2 Varietas Kedelai Unggul Tahan Hama

Kompas.com - 25/06/2020, 11:35 WIB
Ilustrasi kedelai KOMPAS/ALBERTUS HENDRIYO WIDIIlustrasi kedelai

BENGKULU, KOMPAS.com - Dua varietas kedelai unggul hasil penelitian dosen Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu (Unib) sebagai tim pemulia tanaman mendapat pengakuan dari pemerintah. 

Pengakuan itu ditandai dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) Pelepasan Varietas Unggul dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Dekan Fakultas Pertanian UNIB, Dr. Dwi Wahyuni Ganefianti, melalui Wakil Dekan I Bidang Akademik Yansen, Ph.D menuliskan dua varietas unggul tersebut. 

Yakni varietas kedelai 19 BE dengan nama DEVATRA 1 yang tercantum dalam Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 852/HK.540/C/06/2020 tanggal 17 Juni 2020 dan varietas kedelai 14 DD dengan nama DEVATRA 2 yang tercantum dalam Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 853/HK.540/C/06/2020.

Baca juga: Rupiah Lemah, Produsen Tempe: Kalau Mau Belanja Kedelai Selalu Deg-degan...

Varietas Devatra 1 dan Devatra 2

“Ini prestasi membanggakan dan patut diapresiasi oleh semua pihak. Kita mengucapkan selamat kepada Tim Pemulia Tanaman dan Dosen Peneliti UNIB yang telah mendedikasikan segenap kemampuannya untuk mengukir prestasi ini. Hal ini sekaligus sebagai motivasi bagi dosen-dosen dan peneliti lainnya agar ke depan mampu mengukir prestasi lebih banyak lagi,” ujar Yansen melalui rilis ke Kompas.com, Kamis (25/06/2020). 

Dosen fakultas pertanian UNIB sebagai Tim Pemulia Tanaman ini adalah Dotti Suryati, M.Sc (Koordinator), Dr. Dwi Wahyuni Ganefianti, Dr. M. Chozin, dan Dr. M Muchlish Adie (Balitkabi Kementan). Sedangkan Dosen Peneliti adalah Prof. Ali Munawar, Prof. Alnopri, Prof. Dwinardi Apriyanto, Prof. Riwandi, dan Hasnuddin, M.P, serta Teknisi Wuryanto, dengan Penyelenggara Pemuliaan adalah Fakultas Pertanian UNIB.

Pelepasan calon Varietas Kedelai 19 BE dengan nama DEVARTA 1 dan Varietas Kedelai 14 DD dengan nama DEVARTA 2 mempunyai peranan penting dalam rangka usaha meningkatkan produksi kedelai di Indonesia khususnya.

Baca juga: Di Sentra Kripik Tempe Sanan, Gus Ipul Bicara Kedelai Impor

Tahan hama dan penyakit

Keunggulan Varietas Kedelai DEVATRA 1 antara lain memiliki potensi hasil tinggi, umur sedang, kandungan protein tinggi, tahan terhadap hama penghisap polong (Riptortus linearis) dan agak tahan terhadap hama ulat grayak (Spodoptera litura F), serta adaptif ditanam pada lahan kering masam.

Sementara Varietas Kedelai DEVATRA 2 memiliki keunggulan potensi hasil tinggi, umur sedang, kandungan protein tinggi, tahan terhadap penyakit karat daun (Phakopsora pachirhyzi Syd), tahan terhadap hama penghisap polong (Riptortus linearis), serta adaptif ditanam pada lahan kering masam.

Surat Keputusan Pelepasan Varietas Unggul Kedelai ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 17 Juni 2020 dan ditandatangani oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Dr. Suwandi, atas nama Menteri Pertanian Republik Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.