Raih Zona Hijau Corona, Wonogiri Tak Buru-buru Terapkan New Normal

Kompas.com - 25/06/2020, 08:18 WIB
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIBupati Wonogiri, Joko Sutopo

WONOGIRI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Wonogiri tidak mau terburu-buru menerapkan new normal, meski pemerintah pusat sudah menyatakan sebagai daerah hijau Covid-19.

Kabupaten yang dikenal sebagai kota gaplek itu akan fokus terlebih dahulu untuk sosialisasi tatanan kehidupan baru.

“Kami akan memperkuat upaya-upaya sosialisasi kepada masyarakat untuk pemahaman tentang apa new normal dan apa itu hidup berdamai dengan Covid-19 terlebih dahulu,” kata Bupati Wonogiri Joko Sutopo kepada Kompas.com, Rabu (24/6/2020) malam.

Pria yang akrab disapa Jekek ini mengatakan, pemahaman itu menjadi penting agar warga tidak berlebihan menyikapi daerahnya saat meraih zona hijau Covid-19.

Baca juga: Terkepung Zona Merah, Wonogiri Belum Terapkan New Normal

Dengan demikian, capaian zona hijau Covid-19 akan dapat terus bertahan lama.

Kehati-hatian Jekek tidak segera menerapkan new normal karena saat ini Wonogiri masih dikepung daerah zona merah dan kuning.

Bahkan beberapa hari terakhir, kabupaten sekiling cenderung mengalami kenaikan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kami tetap menggaungkan agar warga tetap berhati-hati karena pandemi belum berakhir. Pagebluk masih berada disekitar kita. Jadi pintu tidak kami buka seluas-luasnya,” ungkap Jekek.

Baca juga: Belum Terapkan New Normal, Wonogiri Perkuat Sosialisasi Covid-19

Jekek mengatakan, naiknya status Wonogiri dari zona kuning ke hijau karena berhasilnya sosialisasi pemahaman Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan dengan basis kultur dan kekuatan kearifan lokal.

Sosialisasi itu menjadi efektif setelah menggandeng tokoh yang berpengaruh di masing-masing daerah.

“Kami padukan dan bangun kesadaran pandemi Covid-19 hanya bisa diputus mata rantai dengan membangun satu kesadaran saling peduli dan saling mengingatkan. Maka tagline saya adalah sosial imunity,” ungkap Jekek.

Tak hanya itu, berbagai data perkembangan jumlah pasien, hasil rapid test, hingga perkembangan penanganan pasien disampaikan terbuka kepada publik.

Kabupaten Wonogiri zero kasus positif Covid-19, setelah pasien berinisial D dinyatakan sembuh dua hari yang lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X