Banjir dan Longsor Landa Tegalbuleud Sukabumi

Kompas.com - 23/06/2020, 11:59 WIB
Warga bergotongroyong membersihkan material longsor di ruas Jalan Sukabumi-Tegalbuleud di Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020). DOK : BPBD KABUPATEN SUKABUMIWarga bergotongroyong membersihkan material longsor di ruas Jalan Sukabumi-Tegalbuleud di Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Bencana banjir dan longsor dilaporkan melanda sejumlah tempat di Sukabumi, Jawa Barat.

Bencana ini terjadi setelah hujan mengguyur Senin (22/6/2020) sore hingga malam.

Salah satu daerah yang dilanda bencana adalah Kecamatan Tegalbuleud.

Banjir merendam permukiman dan persawahan. Selain itu, longsor menimbun ruas jalan provinsi.

"Banjir merendam permukiman dan persawahan di beberapa kampung. Saat ini kami masih mengecek dan mendata ke lokasi," kata Camat Tegalbuleud Antono saat dihubungi Kompas.com, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Banjir 4 Kecamatan di Aceh Utara

Menurut dia, daerah yang dilanda banjir adalah Kampung Cidadap, Rancajawa, Rancabeureum dan Desa Tegalbuleud.

Ketinggian air yang merendam permukiman antara 50 sentimeter hingga 100 sentimeter.

Selain itu, lahan sawah seluas 250 hektare terendam air dengan ketinggian sekitar 3 meter.

Banjir ini disebabkan Sungai Ciparanje yang melintasi beberapa perkampungan meluap.

"Sungai Ciparanje ini hulunya di hutan muaranya di Sungai Cibuni. Selain hujan lama juga akibat pendangkalan Sungai Ciparanje," ujar Antono.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Corona dari Klaster Kantor Gubernur Jambi Bertambah

Kasus Corona dari Klaster Kantor Gubernur Jambi Bertambah

Regional
Penambahan Kasus Corona di Riau Kembali Catat Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Corona di Riau Kembali Catat Rekor Tertinggi

Regional
Bersalaman dengan Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Oknum ASN: Petugas, Catat Nama Saya

Bersalaman dengan Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Oknum ASN: Petugas, Catat Nama Saya

Regional
2 Pedagang Positif Corona, Pasar Terbesar di Kabupaten Tegal Ditutup

2 Pedagang Positif Corona, Pasar Terbesar di Kabupaten Tegal Ditutup

Regional
Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Regional
Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Regional
Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Regional
ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

Regional
Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Regional
Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Regional
Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Regional
Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Regional
 Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Regional
Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Regional
Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X