Pedagang yang Ingin Berjualan di Barito Timur Diwajibkan Punya Hasil Rapid Test

Kompas.com - 17/06/2020, 12:52 WIB
Petugas kesehatan melakukan tes cepat kepada para pedagang di Pasar Temanggung Djaya Karti di Tamiang Layang, Selasa (9/6/2020). Petugas kesehatan melakukan tes cepat kepada para pedagang di Pasar Temanggung Djaya Karti di Tamiang Layang, Selasa (9/6/2020).

KOMPAS.com-Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas mewajibkan pedagang pasar di wilayahnya untuk memiliki surat hasil pemeriksaan tes cepat atau rapid test.

“Kami sudah buat Surat Edaran dengan nomor 500/216/Disdag.III/2020 tertanggal 15 Juni 2020,” kata Ampera di Tamiang Layang, Selasa (17/6/2020) seperti dilansir Antara.

Pedagang pasar dimaksud yakni pedagang harian maupun pedagang pekanan yang ada di wilayah Barito Timur.

Baca juga: Ratusan Pedagang Pasar Kemiri Akan Swab Test, Lurah Jamin Aktivitas Dagang Tidak Terganggu

Kebijakan mewajibkan adanya hasil pemeriksaan tes cepat, sebagai salah satu upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Dikatakan Ampera, bagi pedagang yang merupakan warga Bartim akan dilayani tes cepatnya secara gratis sesuai dengan program Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten.

Pedagang tersebut bisa berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak kecamatan dan UPT pasar lokasinya berusaha untuk meminta rujukan agar bisa mengikuti tes cepat di RSUD Tamiang Layang atau Puskesmas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan pedagang yang bukan penduduk Barito Timur, diwajibkan memiliki surat keterangan hasil tes cepat jika masih ingin berusaha atau berdagang di wilayah setempat.

Surat keterangan hasil tes cepat bisa berasal dari daerah asal.

“Mereka juga bisa mengikuti tes cepat pada RSUD Tamiang Layang atau puskesmas secara mandiri atau biaya sendiri. Jika tidak memiliki surat keterangan hasil tes cepat maka diminta untuk menutup usahanya,” ungkap Ampera.

Baca juga: 9 Pedagang Positif Covid-19, Penutupan Pasar Benjeng Gresik Diperpanjang

Kebijakan ini diambil Ampera karena menilai pasar jadi lokasi orang berkumpul dan tidak jarang terjadi kontak fisik di pasar.

Jika ada pedagang yang terinfeksi virus corona, dikhawatirkan akan menularkan ke banyak orang.

Ampera juga mengimbau agar warganya disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan, mengganti pakaian saat tiba dari luar rumah, menjaga jarak, serta tidak berkumpul.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X