Tambah 22 Kasus Positif Covid-19 di Maluku Utara, Seluruhnya dari Ternate

Kompas.com - 12/06/2020, 22:12 WIB
Ilustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19. Horth RasurIlustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19.

TERNATE, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara mengumumkan tambahan 22 kasus positif virus corona baru atau Covid-19 pada Jumat (12/6/2020).

Tambahan kasus tersebut didapat setelah menerima hasil pemeriksaan spesimen melalui metode polymerase chain reaction (PCR) dengan alat tes cepat molekuler (TCM) yang dilakukan di BTKL-PP Manado.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara, Alwia Assagaf mengatakan, 22 pasien positif itu berasal dari Kota Ternate.

Baca juga: Tambah 57 Pasien Positif Covid-19, Rekor Tertinggi Penambahan Kasus di Maluku

Alwia mengatakan, terdapat 285 kasus positif Covid-19 di Maluku Utara hingga saat ini.

"Penambahan kasus baru ini, maka Kota Ternate memiliki pasien positif sebanyak 164 orang, Halmahera Utara 47 orang, Tidore Kepulauan 25 orang, Pulau Morotai 14 orang, Kepulauan Sula 13 orang, Halmahera Barat sembiln orang, Halmahera Selatan tujuh orang, Halmahera Timur lima orang dan Halmahera Tengah empat orang," kata Alwia di Ternate, Jumat.

Selain tambahan kasus positif, Alwia juga mengumumkan tambahan satu pasien positif yang sembuh dari Covid-19.

Pasien 62 positif Covid-19 di Maluku Utara itu berasal dari Kabupaten Halmahera Timur. Pasien itu dirawat di RSU Chasan Boesoerie Ternate.

Hingga saat ini, kata Alwia, terdapat 40 pasien sembuh dari Covid-19 di Maluku Utara.

Alwia juga mengumumkan dua pasien positif Covid-19 asal Kota Ternate meninggal. Jumlah pasien meninggal karena Covid-19 di Maluku Utara menjadi 22 orang.

Pemprov Maluku Utara juga mencatat 1.001 orang tanpa gejala (OTG), 74 orang dalam pemantauan (ODP), dan 36 pasien dalam pengawasan (PDP).

Selain itu, Pemprov Maluku Utara telah melakukan rapid test Covid-19 terhadap 6.612 orang hingga Jumat (12/6/2020).

Baca juga: Temukan Kombinasi Obat untuk Pasien Covid-19, Ini Penjelasan Rektor Universitas Airlangga

Sebanyak 541 orang dinyatakan reaktif, di antaranya 273 OTG, 63 ODP, 38 PDP, dan 167 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit.

"Kami mencatat hingga saat ini sebanyak 41 orang menjalani perawatan di RSUD Chasan Boesoerie Ternate, di mana 22 orang di antaranya positif Covid-19, satu orang ODP dan 22 orang PDP, sedangkan karantina di Sahid Hotel sebanyak 84 orang dengan rincian 73 pasien terkonfirmasi positif, dua orang OTG, PDP tujuh orang, dan dua orang pelaku perjalanan," kata Alwia.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X