Update Covid-19 Gresik: Tambah 19 Kasus Positif, 3 di Antaranya dari Klaster Pasar Krempyeng

Kompas.com - 11/06/2020, 22:37 WIB
Ilustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19. Horth RasurIlustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19.

GRESIK, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Gresik mengumumkan tambahan 19 kasus positif virus corona baru atau Covid-19 pada Kamis (11/6/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik Saifudin Ghozali menjelaskan, sebanyak tiga dari 19 kasus positif baru itu berasal dari klaster Pasar Krempyeng Gresik. Pemkab Gresik telah menutup pasar tersebut setelah temuan kasus positif Covid-19.

Baca juga: Khofifah Soroti Rancangan Perubahan Penggunaan APBD Jember, Ini Rinciannya

"Tambahan positif 19 ini, lima dari klaster Surabaya, tiga dari klaster Pasar Gresik/Krempyeng dan lima transmisi lokal, enam masih dalam pendalaman tracing," kata Ghozali melalui keterangan resmi, Kamis (11/6/2020) malam.

Menurutnya, 19 pasien positif tersebut berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Gresik.

Di antaranya, lima dari Kecamatan Manyar, enam dari Kecamatan Kebomas, tiga dari Kecamatan Gresik Kota, dua dari Kecamatan Duduksampeyan, dua dari Kecamatan Cerme, dan satu dari Kecamatan Benjeng.

Selain itu, terdapat tambahan empat pasien sembuh dari Covid-19 pada hari ini.

"Dengan perincian, dua dari Desa Dahan Rejo di Kecamatan Kebomas, satu dari Desa Bambe di Kecamatan Driyorejo, dan satu dari Kecamatan Gresik kota dari Desa Tlogopojok," kata dia.

Ghozali mengatakan, total 266 kasus positif Covid-19 tercatat di Gresik hingga saat ini. Rinciannya, 196 pasien dirawat, 27 meninggal, dan 43 pasien sembuh.

Baca juga: Pasar Krempyeng Gresik Ditutup Usai Ada Temuan 10 Positif Corona

Selain itu, terdapat 285 orang tanpa gejala (OTG), 1.224 orang dalam pemantauan (ODP), dan 343 pasien dalam pengawasan (PDP).

Sebanyak 175 PDP masih diawasi, 159 selesai pengawasan, dan sembilan orang meninggal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X