Kompas.com - 11/06/2020, 12:50 WIB
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo ditemui di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Kamis (11/6/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo ditemui di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Kamis (11/6/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengefisiensi dana anggaran Pilkada Serentak 2020.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, pihaknya tidak memiliki kemampuan untuk penambahan anggaran KPU pada Pilkada 2020.

"Kemarin sudah kita bahas pada Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) bahwa kami (Pemkot Solo) tidak ada kemampuan untuk menambah anggaan KPU," katanya saat ditemui di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Kamis (11/6/2020).

Baca juga: Cerita di Balik Masker Bergambar Kumis Mirip Pak Rudy, Wali Kota Solo

Dia berharap, pemerintah pusat dapat memberikan tambahan anggaran melalui APBN, khusus untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

"Kalau KPU bisa melakukan efisiensi, anggaran yang kita berikan kemarin itu mungkin sudah cukup," sambung dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, anggaran yang ada sudah masuk dalam skema pengalihan untuk melakukan penanganan pandemi wabah virus corona (Covid-19).

"Kembali lagi bayar listrik saja belum bisa masak untuk Pilkada. Solo gelap benar nanti. Ini baru kita cari anggaran untuk pembayaran listrik, BPJS, dan TKPK," ungkap Rudy.

Baca juga: Kamis Siang, DPR, Pemerintah, dan Penyelenggara Pilkada Rapat Anggaran

Sebelumnya, Ketua KPU Solo Nurul Sutarti mengatakan, tahapan Pilkada Solo akan dimulai pada 15 Juni 2020.

Di sisi lain, pihaknya juga menambah jumlah tempat pemungutan suara (TPS).

"Dari 1.016 TPS kami merencanakan itu 1.800 TPS. Supaya pemilih nanti tetap menerapkan standar protokol Covid-19. Tidak berkerumun, jaga jarak, harus ada tempat cuci tangan, pakai masker dan dicek suhu tubuhnya," ungkap Nurul.

Dengan bertambahnya jumlah TPS, kata Nurul, secara otomatis KPU akan menambah jumlah petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan petugas keamanan TPS.

KPU Solo sendiri mendapat dana hibah penyelenggaraan Pilkada 2020 sebesar Rp 15 miliar.

"Perlu ada tambahan dana penyelenggaraan Pilkada 2020 sekitar Rp 10,1 miliar. Tambahan dana untuk ini honor badan ad hoc, juga pengadaan thermogun pengukur suhu," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.