Kompas.com - 07/06/2020, 15:01 WIB
Lahan pertanian tanaman bunga mawar di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. (Foto: VOA/ Petrus) VOA/PetrusLahan pertanian tanaman bunga mawar di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. (Foto: VOA/ Petrus)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kota Batu dikenal sebagai kota bunga. Dari kota yang berada di dataran tinggi ini, beraneka jenis bunga dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.

Namun saat pendemi corona, sejumlah daerah melarang dan membatasi lalu lintas kendaraan dari luar daerah.

Hal tersebut mematikan sektor usaha bunga potong dan bunga hias. Termasuk bisnis bunga mawar di Desa Bulekerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Baca juga: Kunjungi Karawang, Mentan Tegaskan Kebutuhan Pangan Rakyat Indonesia Aman

Di Desa Bulukerto ada skeitar lima hektare lahan bunga mawar dan ada puluhan hektare lahan bungan mawar di desa-desa tetanggan di wilayah Kecamatan Bumiaji.

Bunga mawar dari Kecamatan Bumiaji tak hanya laku di kota-kota Jawa Timur namun juga dikirim ke Jakarta, Yogyakarta, kota-kota di Jawa Tengah hingga Bali.

Namun saat ini, hamparan tanaman mawar tampak berbeda karena kuntum mawar dibiarkan menghitam bahkan membusuk di tangkainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pulang Pisau Jadi Lumbung Pangan Nasional, PMO Harus Segera Dibentuk

Bunga-bunga tersebut adalah bunga mawar potong yang tak lagi dipanen karena berhentinya sejumlah aktivitas perekonomian akibat pandemi corona.

Dilansir dari VOA Indonesia, Kepala Desa Bulukerto Suwantoro mengatakan tanaman bunga mawar sengaja dibiarkan membusuk karena para pelanggan tak lagi memesan setelah kegiatan yang mendatangkan orang banyak seperti pernikahan dan upacara keagamaan ditiadakan.

“Saat ada Covid kita tidak bisa kirim karena kebanyakan untuk bunga mawar ini, chanelnya yang banyak itu ke Bali, ke Bali itu kan tidak boleh masuk, akhirnya dampaknya ya ini (bunganya membusuk), sampai seluas ini tidak bisa terkirim."

Baca juga: Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Lahan pertanian tanaman bunga mawar di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menunggu layu dan membusuk karena tidak ada pemesan bunga selama pandemi corona. VOA/Petrus Lahan pertanian tanaman bunga mawar di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menunggu layu dan membusuk karena tidak ada pemesan bunga selama pandemi corona.
"Ke Bali itu ya ada kalau hari-hari besar itu memang sangat laku, yang begitu ramai itu biasanya untuk dekorasi. Nah, sekarang ini, ada Covid ini ya tidak diperbolehkan (buat acara keramaian)," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X