10 Bandar Narkoba Diringkus, 4 di Antaranya Dikendalikan dari Lapas

Kompas.com - 07/06/2020, 06:31 WIB
Polres Cianjur merilis sepuluh bandar narkoba yang dibekuk dalam tiga pekan terakhir KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPolres Cianjur merilis sepuluh bandar narkoba yang dibekuk dalam tiga pekan terakhir

CIANJUR, KOMPAS.com – Jajaran Satres Narkoba Polres Cianjur, Jawa Barat, membekuk 10 bandar narkoba jenis sabu-sabu dan ganja.

Para tersangka adalah warga Cianjur masing-masing berinisial RA, MS, RK, RP, AS, JA, SY, AR, YS, dan TT.

Dari tangan mereka polisi menyita ratusan paket narkoba jenis sabu-sabu dan daun ganja kering seberat 102 gram dan 30 gram, serta enam buah timbangan digital.

Baca juga: Penjelasan Dirjen PAS soal Pemindahan 41 Bandar Narkoba ke Lapas Nusakambangan

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, para tersangka merupakan pemain lama yang terlibat dalam jaringan lintas kota.

"Barangnya (narkoba) dipasok dari luar daerah, seperti Jakarta, Bogor, Bandung dan Sukabumi. Lingkup peredarannya hingga ke desa-desa," kata Juang, Sabtu (6/6/2020) petang.

Disebutkan, dari hasil penyelidikan petugas terhadap para tersangka, empat orang di antaranya terhimpun dalam jaringan yang dikendalikan bandar besar yang kini mendekam di dalam Lapas Banceuy Bandung.

"Kita masih terus kembangkan kasus ini agar bisa mengungkap (jaringan) yang lebih besar," ujar dia.

Lebih lanjut dikatakan, pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti penyelidikan petugas di lapangan, serta berkat patroli gabungan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dalam tiga pekan terakhir.

"Kita terus berkomitmen untuk perang melawan para bandar-bandar seperti ini agar Cianjur bebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba," kata Juang.

Baca juga: Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersebut, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 junto 111 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana 5 tahun  ancaman 5 tahun penjara hingga seumur hidup.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X