PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

Kompas.com - 05/06/2020, 06:36 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

BENGKULU, KOMPAS.com -  Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu menyebutkan seorang warga berstatus PDP meninggal dunia dan pemakamannya ditangani oleh pihak keluarga tanpa protokol Covid-19. Lalu berselang empat hari kemudian, hasil swab almarhum menyatakan positif corona.

"26 Mei satu PDP meninggal di rumahnya namun dimakamkan tanpa protokol Covid-19, karena sebelumnya hasil swab-nya belum keluar, dan baru keluar empat hari setelah dimakamkan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kamis (4/6/2020) dalam keterangan persnya via internet.

Baca juga: Dokter RSUD Kardinah Tegal Positif Corona. Meninggal saat Dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang

Sekitar 26 anggota keluarga dinyatakan orang dalam pemantauan (ODP).

Pihak keluarga tersebut adalah yang kontak langsung dengan pasien, termasuk yang ikut menangani jenazah hingga pemakaman.

Selanjutnya, tim gugus tugas penanganan Covid-19 akan melakukan tracing dalam kasus ini.

"Jenazah dimakamkan di Desa Bajak 2, Kabupaten Bengkulu Tengah, kami telah berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Bengkulu Tengah untuk melakukan tracing terhadap kontak erat baik keluarga dan orang yang ikut dalam proses pemakaman," ujar Herwan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Herwan mengimbau warga yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 tersebut segera melapor dan melakukan pemeriksaan rapid test. Bila hasilnya reaktif, akan dilanjutkan uji swab.

Sebelumnya pasien sempat mendapat perawatan di RSUD M Yunus Bengkulu kemudian kondisinya membaik.

Saat dinyatakan sembuh, pasien tersebut berobat ke puskesmas, dukun kampung dan berkunjung ke sejumlah warga.

Menurut warga setempat, pemakaman pasien saat itu tidak menggunakan protokol Covid-19, sebagian anggota keluarga membantu memandikan dan mengafani jasad serta membantu pemakaman pasien.

Baca juga: Diduga Salah Paham, Keluarga Pasien Corona Aniaya Petugas Medis

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkulu Tengah mulai mendata dan menetapkan 26 anggota keluarga dan warga yang kontak langsung untuk dilakukan rapid test.

Setelah dilakukan rapid test di rumah sakit Bengkulu Tengah, 25 orang dinyatakan non-reaktif dan 1 orang yang ikut memandikan serta mengafani dinyatakan reaktif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X