Karawang Segera Lakukan Tes Swab Massal, Diutamakan untuk ODP, PDP dan OTG

Kompas.com - 04/06/2020, 19:56 WIB
Petugas tengah melakukan tes rapid kepada seorang pedagang Pasar Johar Karawang, Selasa (13/5/2020). KOMPAS.COM/FARIDAPetugas tengah melakukan tes rapid kepada seorang pedagang Pasar Johar Karawang, Selasa (13/5/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bakal melakukan tes swab massal. Hal ini sebagai langkah penanganan Covid-19.

"Ada sekitar 2.000 yang kita siapkan," ujar Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Kamis (4/6/2020).

Cellica mengatakan, tes swab tersebut diutamakan bagi orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang tanpa gejala (OTG) yang masih dalam pemantauan dan pengawasan.

"Tempatnya nanti ditentukan," ujar Cellica.

Baca juga: Masjid di Karawang Boleh Gelar Shalat Jumat, Ini Protokol yang Harus Dilaksanakan

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Nanik Jodjana mengungkapkan, tes swab massal akan dilakukan mulai 8 Juni 2020.

"Tenaga kesehatan di semua puskesmas sudah siap. Kami sudah melatih semua analis kesehatan di semua puskesmas di Karawang," ujarnya.

Nanik mengatakan, pihaknya terus melakukan pelacakan kasus Covid-19. Orang yang rapid test atau tes cepat hasilnya reaktif akan langsung dilakukan tes swab. Hasil tes swab itu bisa diketahui maksimal satu hari. Sebab, Karawang telah memiliki

"Meskipun nanti PSBB berakhir, kita tetap melakukan pelacakan secara massif," ujar Nanik.

Nanik mengatakan, pihak terus siaga dalam penanganan Covid-19, termasuk bersiap menghadapi gelombang kedua Covid-19.

"Mau tidak mau kita harus siap," kata dia.

Baca juga: Banjir Rob Terjang Sepanjang Pantai Karawang

Gelar rapid test massal

Nanik mengatakan, pihaknya juga telah melakukan sekitar 8.000 tes cepat. Tes cepat tersebut dilakukan kepada pasien atau orang yang mempunyai kontak erat dengan pasien Covid-19.

Tes cepat juga dilakukan secara masif di sejumlah pasar tradisional di Karawang. Pasar tradisional dipilih lantaran dinilai sebagai tempat berkumpulnya orang, baik pedagang maupun pengunjung.

Diketahui saat ini angka kasus nihil pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih nihil. Sebab, 20 pasien positif telah dinyatakan sembuh.

 

Sementara itu, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 5.125 orang, selesai pemantauan 4.807 orang, masih dalam pemantauan 312 orang, dan meninggal 6 orang.

Kemudian orang tanpa gejala (OTG) berjumlah 873 orang, selesai pemantauan 787 orang, dan proses pemantauan 86 orang.

Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 437 orang, selesai pengawasan 374 orang, proses pengawasan 26 orang, dan meninggal dunia 37 orang.

Untuk reaktif rapid tes total 271 orang, sembuh 233 orang, masih dalam observasi 9 orang, dan meninggal dunia 29 orang.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X