Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Kompas.com - 04/06/2020, 14:30 WIB
Pelabuhan di bawah pengelolaan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam tidak terkena imbas dari Peraturan Menteri Perhubungan PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). DOK BP BATAMPelabuhan di bawah pengelolaan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam tidak terkena imbas dari Peraturan Menteri Perhubungan PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

BATAM, KOMPAS.com  - Jelang pemberlakuan tata hidup baru (new normal) di Batam, perusahaan modal asing (PMA) di Batam akan dipantau oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam. Jika melanggar protokol kesehatan, akan dikenakan sanksi tegas. 

Pemantauan tersebut dilakukan pada 2 - 14 Juni 2020. Pada masa tersebut merupakan transisi Batam menuju new normal. 

Pemantauan tersebut sesuai arahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi, sebab PMA sudah mulai kembali beroperasi pada masa tersebut. 

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam Purnomo Andiantono mengatakan, pihaknya bersiap untuk menuju Normal Baru pada 15 Juni 2020 mendatang.

Baca juga: Jelang New Normal, Pasien Positif Corona di Batam Terus Bertambah

 

Untuk itu BP Batam akan membiasakan masyarakat untuk memperhatikan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak.

“Kami sudah menerima pengarahan dari Kepala BP Batam untuk melakukan monitoring di lingkungan perusahaan. Dan sebanyak 106 orang pegawai BP Batam ditugaskan untuk melakukan monitoring dan memantau pelaksanan protokol kesehatan di 53 perusahaan di Batam,” kata Andiantono saat ditemui di Kantor BP Batam, Kamis (4/6/2020).

Pegawai BP Batam yang ditugasi untuk memonitoring kegiatan di perusahaan-perusahaan tersebut mendapat tugas untuk memantau kegiatan yang dilakukan di perusahaan, apakah sudah sesuai dengan protokol kesehatan dan aturan dari pemerintah.

Jika perusahaan tidak mengindahkan protkol kesehatan tersebut, maka akan diberikan peringatan.

Baca juga: 628 Calon Haji di Batam Dipersilakan jika Ingin Menarik BPIH

Langgar protokol, sanksi menanti

Jika sudah diperingati berkali-kali namun tidak mematuhi protokol kesehatan, akan dilakukan tindakan oleh pihak yang berwenang, yakni Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam. 

Andiantono menjelaskan, tim BP Batam yang melakukan pemantauan ke PMA tidak boleh berdebat atau melakukan tindakan apa pun di lapangan. Tugas tim pemantau hanya sebatas memonitor dan melaporkan jika ada kesalahan.

“Kami harapkan tidak ada perusahaan yang diberikan tindakan tegas karena mengabaikan protokol kesehatan dalam operasinya di fase normal baru ini,” pungkas Andiantono.

Sementara itu Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam, Muhamad Rudi mengatakan saksi tegas yang akan diberikan bisa berupa surat peringatan atau bisa saja denda.

“Tapi saya yakin seluruh perusahaan yang beroperasi di Batam akan menaati protokol kesehatan. Hingga saat ini tidak ada temuan perusahaan yang mengabaikan protokol kesehatan,” kata Rudi, saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (04/06/2020).

Baca juga: Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Regional
Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Regional
Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Regional
Masjid Hadiah Pengeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Masjid Hadiah Pengeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Regional
Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Regional
Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Regional
Kisah Maria 'Sang Dokter Rimba', Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Kisah Maria "Sang Dokter Rimba", Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Regional
Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Regional
Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang 'Lebai' Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang "Lebai" Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Regional
Menyoal Dugaan Perkosaan dan Penjualan Bocah 14 Tahun Korban Pencabulan oleh Kepala P2TP2A

Menyoal Dugaan Perkosaan dan Penjualan Bocah 14 Tahun Korban Pencabulan oleh Kepala P2TP2A

Regional
Kisah Dita Leni Ravia, Siswi SMKN di Gunungkidul yang Namanya Viral...

Kisah Dita Leni Ravia, Siswi SMKN di Gunungkidul yang Namanya Viral...

Regional
PDP Covid-19 Tewas Setelah Lompat dari Lantai 3 RSUD Sunan Kalijaga Demak

PDP Covid-19 Tewas Setelah Lompat dari Lantai 3 RSUD Sunan Kalijaga Demak

Regional
Viral, Unggahan Peserta UTBK Unair Tentang Hasil Rapid Test Covid-19 Diubah Reaktif

Viral, Unggahan Peserta UTBK Unair Tentang Hasil Rapid Test Covid-19 Diubah Reaktif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X