Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Kompas.com - 31/05/2020, 13:37 WIB
Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik. the new york timesAlissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.

BATAM, KOMPAS.com – Sebanyak 10 pasien baru yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19 di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) terdiri dari seorang pendeta dan 9 anggota jemaat gereja.

Kasus ini merupakan klaster baru di Batam.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutnya sebagai klaster jemaat HOG.

Wali Kota Batam yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Batam HM Rudi mengatakan, klaster ini diketahui dari hasil tracing pasien 049 di Batam yang sedang dalam masa pemulihan.

"Dari jumlah orang yang terpapar dari kasus klaster HOG ini, terdapat 5 orang perempuan dan 5 orang laki-laki," kata Rudi melalui keterangan tertulis, Minggu (31/5/2020).

Baca juga: Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Pasien pertama dari klaster ini adalah pasien 111, seorang laki-laki berinisial EW berusia 30 tahun dan tinggal di kawasan perumahan Pulo Mas Batam Centre.

Pasien ini merupakan jemaat pada salah satu gereja yang ada di Batam. Dia pernah kontak dengan pasien 049 Batam dan pendetanya yang merupakan pasien 082 Batam.

"Mereka bertemu terakhir saat persiapan ibadah online," kata Rudi.

Kemudian pasien 112 Batam, laki-laki berusia 37 tahun. Pasien tinggal di kawasan perumahan Citra Laguna.

Selanjutnya pasien 113 Batam, laki-laki berusia 47 tahun.

Pasien tinggal di kawasan perumahan Bunga Raya Batam Centre.

Pasien ini merupakan jemaat yang sempat kontak dengan pasien 049 dan pasien 082 saat pertemuan persiapan ibadah online.

Baca juga: Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Kemudian pasien 114, seorang perempuan berusia 43 tahun. Pasien tinggal di kawasan perumahan Bunga Raya Batam Centre.

"Kasus 114 ini close contact dengan suaminya pasien 113, sehingga dilakukan tes swab dan hasilnya positif," kata Rudi.

Kemudian, pasien 115 seorang perempuan berusia 20 tahun.

Pasien merupakan anak dari pasien 113 dan 114.

Kemudian pasien 116, laki-laki berusia 57 tahun.

Pasien tinggal di kawasan perumahan Cipta Villa.

Selanjutnya pasien 117, seorang perempuan berusia 31 tahun.

Pasien tinggal di kawasan perumahan Eden Park.

Kasus 118 adalah seorang anak perempuan berusia 8 tahun. Pasien adalah anak dari pasien 117.

Selanjutnya pasien 119 seorang laki-laki berusia 34 tahun. Pasien ini adalah staf gereja, yang tinggal di kawasan perumahan Pulo Mas.

Kemudian yang terakhir adalah pasien 120, seorang perempuan berusia 31 tahun.

Pasien tinggal di kawasan perumahan Pulo Mas.

Pasien ini merupakan istri dari pasien 119 yang juga merupakan staf gereja.

"Bersama kasus yang lainnya, kasus 120 Batam ini juga dibawa ke ruang perawatan isolasi atau karantina di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang guna penanganan kesehatan," kata Rudi.

Rudi kembali mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti anjuran pemerintah dan menjaga jarak.

Kemudian mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta tetap di rumah.

"Jika terpaksa harus keluar rumah, gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup," kata Rudi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Regional
Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Regional
Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Regional
Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Regional
Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Regional
Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Regional
Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Ini Kata Ahli Forensik soal Dokter Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19

Ini Kata Ahli Forensik soal Dokter Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19

Regional
Video Viral Wanita Berambut Pirang Marahi Anggota TNI Saat Razia Masker

Video Viral Wanita Berambut Pirang Marahi Anggota TNI Saat Razia Masker

Regional
Dikira Berkenalan dengan Artis Korea, 8 Perempuan Kena Peras Pria Ini

Dikira Berkenalan dengan Artis Korea, 8 Perempuan Kena Peras Pria Ini

Regional
Fakta Unila Batal Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN, Didesak Warganet hingga Konsultasi ke Kemdikbud

Fakta Unila Batal Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN, Didesak Warganet hingga Konsultasi ke Kemdikbud

Regional
Cerita di Balik Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Paman Mengaku Iseng agar Ponakannya Tak Menangis

Cerita di Balik Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Paman Mengaku Iseng agar Ponakannya Tak Menangis

Regional
Bertengkar dengan Pelaku di Depan Ibunya, Terbongkar Siswi Ini Diperkosa Saat Cari Sinyal

Bertengkar dengan Pelaku di Depan Ibunya, Terbongkar Siswi Ini Diperkosa Saat Cari Sinyal

Regional
Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Diancam Diceraikan jika Tak Menurut

Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Diancam Diceraikan jika Tak Menurut

Regional
Susiato Tewas Dibacok Teman Satu Kos, Polisi: Pelaku Tersinggung Disebut Ganteng

Susiato Tewas Dibacok Teman Satu Kos, Polisi: Pelaku Tersinggung Disebut Ganteng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X