Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Kompas.com - 30/05/2020, 19:36 WIB
Petugas gabungan memeriksa suhu tubuh pengendara di check point 1 Segar Alam Ciloto, Cianjur, Jawa Barat yang hendak masuk ke wilayah Cianjur. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPetugas gabungan memeriksa suhu tubuh pengendara di check point 1 Segar Alam Ciloto, Cianjur, Jawa Barat yang hendak masuk ke wilayah Cianjur.

CIANJUR, KOMPAS.com – Puluhan kendaraan yang hendak masuk ke kawasan Puncak Cianjur, Jawa Barat, diputar balik petugas di check point 1 Segar Alam Ciloto Cipanas, Sabtu (30/5/2020).

Petugas menutup sebagian akses jalan, dan semua kendaraan yang datang dari arah Bogor digiring masuk ke areal check point guna diperiksa identitas dan dokumen perjalanan, termasuk kondisi kesehatan pengendara dan penumpang.

Kanit Dikyasa Polres Cianjur Ipda Budi Setya Yuda mengatakan, untuk giat kali ini puluhan kendaraan, terdiri dari mobil pribadi dan sepeda motor diputar balik.

Baca juga: Puncak Bogor Diserbu Wisatawan, Polisi: Warga Jakarta Ingin Melepas Penat

Disebutkan, kendaraan-kendaraan tersebut berasal dari wilayah zona merah, seperti dari Bogor, Depok dan wilayah sekitarnya.

"Mereka kita putar balik karena tujuannya tidak jelas, hanya untuk main ke Puncak," kata Budi kepada Kompas.com, Sabtu.

Bahkan, sebagian pengendara mengaku tujuan mereka ke Puncak hanya sekedar ingin menghirup udara segar.

“Istilah mereka cari angin, main-main ke Puncak. Ada juga yang sekedar mau makan sate maranggi,” ujar dia.

Ditegaskan Budi, petugas tidak akan mentolerir kendaraan dari luar daerah yang berniat liburan atau berwisata di kawasan Puncak.

"Pasti langsung kita putar arahkan. Kita hanya mengizinkan kendaraan yang lewat yang punya surat izin, ber-KTP setempat atau angkutan sembako dan BBM,” kata Budi.

Baca juga: Suhu Tubuh Tinggi, Penumpang Colt Bogoran Diturunkan di Check Point Puncak

Budi meminta warga dari luar daerah untuk tidak memaksakan diri datang ke Puncak, karena dipastikan akan diputar balik, terlebih jika tidak punya tujuan yang jelas.

"Kegiatan penyekatan ini akan berlangsung hingga 7 Juni mendatang, Selain di jalur Puncak, penyekatan kendaraan juga dilakukan di kawasan jembatan Citarum, ruas Jalan Gekbrong dan jalur Jonggol," terang dia.

Lebih lanjut dikatakan, selain penyekatan kendaraan yang hendak masuk ke wilayah Cianjur, petugas juga menyekat kendaraan dari arah Cianjur yang hendak masuk ke kawasan Puncak Bogor.

"Untuk check point di Rindu Alam kita bekerjasama dengan Polres Bogor. Hasilnya, ada ratusan kendaraan yang diputar balik ke arah Cianjur," ucap Budi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X