Kompas.com - 26/05/2020, 14:50 WIB
Sejumlah kendaraan roda empat tampak mengular  di Jalan Raya Puncak Bogor, KM 70 Cipayung arah kebun teh. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSejumlah kendaraan roda empat tampak mengular di Jalan Raya Puncak Bogor, KM 70 Cipayung arah kebun teh.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Kawasan Puncak Bogor ramai dikunjungi wisatawan sejak hari pertama Lebaran.

Hal itu menyebabkan jalan menuju puncak macet.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri mengatakan, kemacetan terjadi karena warga dari Jakarta masih banyak bergerak ke arah Puncak Pass ataupun Masjid Atta'Awun, Bogor.

Baca juga: PSBB Bogor, Depok, Bekasi untuk Sementara Diperpanjang sampai 29 Mei, Sesuai PSBB Jabar

Fadli mengakui animo warga masih tinggi untuk berlibur karena ingin melepas penat.

"Memang sempat terjadi kepadatan di daerah puncak. Setelah saya amati, hal ini dikarenakan banyak warga Jakarta yang naik ke puncak untuk sekedar melepas penat (berlibur) hari Senin kemarin," ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2020).

Petugas kepolisian tampak sedang mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak Bogor arah Jakarta pada sore hari, Senin (25/5/2020).KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Petugas kepolisian tampak sedang mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak Bogor arah Jakarta pada sore hari, Senin (25/5/2020).
Hasil lain pengamatan di kawasan puncak, kata dia, ada beberapa tempat makan yang buka di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca juga: Bersama Iriana dan Kaesang, Jokowi Laksanakan Shalat Id di Halaman Istana Bogor

Fadli mengatakan, hal ini segera ditindaklanjuti bersama dengan gugus tugas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X