Pengangguran Meningkat Selama Pandemi Corona, Sumedang Dapat Kuota Transmigrasi untuk 1.200 Orang

Kompas.com - 28/05/2020, 18:37 WIB
Wabup Sumedang H Erwan Setiawan saat sidak ke pabrik tekstile di kawasan industri Jatinangor, Rabu (6/5/2020). Dok. Humas Pemda Sumedang/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHWabup Sumedang H Erwan Setiawan saat sidak ke pabrik tekstile di kawasan industri Jatinangor, Rabu (6/5/2020). Dok. Humas Pemda Sumedang/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sejak pandemi Covid-19, angka pengangguran dan jumlah karyawan yang terkena Pemutusan Hak Kerja (PHK) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat meningkat.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang Asep Sudrajat mengatakan, angka pengangguran di Kabupaten Sumedang mencapai ribuan orang.

Selain itu, sekitar 2000 orang diputus kontrak dan 68 karyawan lainnya terkena PHK.

"Untuk karyawan yang terkena PHK dampak Covid-19 total ada sebanyak 68 orang. Untuk pengangguran mencapai ribuan orang," ujar Asep kepada Kompas.com melalui telepon, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Transmigrasi: Tujuan dan Jenisnya

Asep menuturkan, 17.000 lebih karyawan lainnya dirumahkan tapi tetap menerima gaji sebesar 25 persen dari gaji pokok.

"Kabar baiknya, Kabupaten Sumedang mendapatkan kuota transmigrasi cukup banyak dari pemerintah pusat," tutur Asep.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Asep menyebutkan, program transmigrasi yang sebelumnya diusulkan untuk warga terdampak Waduk Jatigede disetujui pemerintah pusat.

Bahkan kuotanya bertambah seiring adanya pandemi Corona. Sehingga warga Sumedang yang terdampak Covid-19 bisa turut mendaftarkan diri untuk bertransmigrasi ke Kalimantan Tengah.

"Program transmigrasi yang sebelumnya kami usulkan, ternyata sejalan dengan program transmigrasi Pak Presiden Joko Widodo," sebut Asep.

Baca juga: Dari Sabtu hingga Minggu Kemarin, 8.202 Orang Masuk ke Sumedang

Asep menuturkan, kuota transmigrasi ke Kalimantan Tengah untuk Kabupaten Sumedang sendiri dapat menyerap 1.200 tenaga kerja.

"Untuk tahap pertama bagi 300 orang. Dan akan kontinyu disalurkan hingga tahun 2021. Program transmigrasi ini khusus untuk warga terdampak Waduk Jatigede dan mereka yang terdampak Covid-19," tutur Asep.

Asep menambahkan, selain melalui program transmigrasi, warga Sumedang yang masih menganggur dan karyawan yang diputus kontrak dan terkena PHK juga terbuka kesempatan untuk bekerja di perusahaan otomotif, dan perusahaan lainnya di Bekasi.

Kabar baik lainnya, kata Asep, sejumlah perusahaan besar di wilayah Jabodetabek telah menjalin komunikasi dengan Disnakertrans Sumedang. Mereka membuka lowongan untuk warga Sumedang.

"Mudah-mudahan, tenaga kerja yang terdampak Covid-19 dan mereka yang masih menganggur ini dapat terserap di perusahaan otomotif, perusahaan nabati dan sejumlah perusahaan lainnya di wilayah Bekasi dan sekitarnya," kata Asep.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.