Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga Saat Lebaran

Kompas.com - 27/05/2020, 22:52 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - FS, warga Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kabur ke Bali setelah dinyatakan positif virus corona ( Covid-19).

Jubir Pelaksana Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto mengatakan, awalnya FS dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Sambil menunggu hasil swab keluar, FS melakukan isolasi mandiri di desa setempat.

"Terus, saat hasil tes swab-nya keluar dan FS positif. Saat Tim Gugus Tugas Kecamatan Tiris menjemputnya di desa, Selasa (26/5/2020), dia sudah tidak ada di rumah dan kabur," kata Anang saat dihubungi Kompas.com, Rabu (27/5/2020) malam.

Baca juga: Pasien Positif Corona Probolinggo Bertambah 31, 11 di Antaranya Tenaga Medis

Sebelum mudik ke Kecamatan Tiris dua pekan lalu, kata Anang, pasien sempat bekerja di Bali.

"Kami sedang berkomunikasi dan berkoordinasi dengan tim satgas Covid-19 Bali. Semoga saja dia sadar," ujar Anang.

SP, tetangga FS, menyebutkan, FS sudah menjalani karantina selama dua pekan.

Bahkan, pasien diketahui bersalaman dengan warga usai menunaikan shalat Idul Fitri.

"Waktu bersalam-salaman dengan warga, dia juga pamit mau ke rumah saudaranya," kata SP.

Baca juga: Ini Penyebab Kasus Harian Covid-19 di Jawa Timur Meningkat

Sementara itu, Kapolsek Tiris Iptu Agus Supriyanto menjelaskan, FS kabur bersama istri dan anaknya sebelum dijemput Satgas Covid-19 Kecamatan Tiris.

"Warga kemudian menyebar fotonya di media sosial. Semoga orangnya segera sadar. Orang lain tidak tahu jika dia bawa virus," ujar Agus melalui pesan singkat.

Berdasarkan data dari Pemkab Probolinggo per Rabu, 27 Mei 2020, terdapat 462 ODP, 57 PDP, dan 89 pasien positif corona.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X