5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Kompas.com - 27/05/2020, 11:00 WIB
Mulyadi (tengah, kaus putih), berada di rumahnya. Mulyadi ditemukan di hutan setelah hilang selama lima hari saat berburu rusa di Hutan Lindung Bukit Daun. ISTIMEWAMulyadi (tengah, kaus putih), berada di rumahnya. Mulyadi ditemukan di hutan setelah hilang selama lima hari saat berburu rusa di Hutan Lindung Bukit Daun.

BENGKULU, KOMPAS.com - Mulyadi (49), warga Desa Air Bening, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, yang hilang saat berburu rusa ditemukan pada Senin (25/5/2020).

Mulyadi ditemukan dalam keadaan lemas dan kebingungan setelah lima hari hilang atau sejak Kamis (21/5/2020).

"Korban ditemukan pada Senin sore," kata Komandan Tim SAR Gabungan dari Kantor SAR Bengkulu Masrul lewat keterangan tertulis, Selasa (26/5/2020).

Baca juga: Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Masrul mengatakan, pemburu rusa itu bertahan hidup dengan memakan bekal beras yang dibawanya.

"Saat ditemukan korban tengah mengonsumsi beras yang tinggal sisa satu genggam dan meminum air dari lumut yang ada di hutan," kata Masrul.

Kronologi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masrul menjelaskan, Mulyadi berangkat bersama enam rekannya untuk berburu rusa pada Rabu (20/5/2020).

Mereka berangkat menuju Hutan Lindung Bukit Daun di kawasan Danau Gedang.

Setelah sempat bermalam, tujuh pemburu itu menangkap seekor rusa. Mereka pun membagikan hasil buruannya.

Baca juga: Video Viral Warga Desa Usir Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Setelah itu, tujuh pemburu rusa itu pulang ke desa mereka.

Namun, dalam perjalanan, Mulyadi yang berjalan di barisan terakhir bersama seekor anjingnya terpisah.

 

Mulyadi diduga tersesat di kawasan hutan tersebut.

Rekannya pun berusaha mencari Mulyadi. Akan tetapi, mereka tak menemukan rekannya itu.

Baca juga: Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Mereka pun pulang ke kampung dan meminta bantuan warga, polisi, dan tim SAR.

Sebanyak 14 orang yang terdiri dari tim SAR dan warga mencari Mulyadi sejak Minggu (24/5/2020). Mereka berangkat setelah shalat Idul Fitri.

Berhasil ditemukan berkat jejak

Tim pencari berhasil menemukan Mulyadi pada Senin (26/5/2020) sore. Mereka melihat jejak kaki korban dan anjingnya.

Selain itu, tim pencari mengikuti tumpahan beras yang diduga berasal dari bekal korban.

Setelah mengikuti petunjuk itu, tim pencari menemukan Mulyadi sedang beristirahat di bawah pohon.

Saat itu, kondisi Mulyadi telah lemas dan kebingungan. Ia bahkan tak mengenali beberapa warga yang ikut dalam pencarian.

Baca juga: Kabar Baik dari Bengkulu, 9 Pasien Covid-19 Sembuh, Satu Klaster Dinyatakan Hilang

Padahal, beberapa di antara warga itu merupakan saudara dan tetangganya.

Namun, setelah diberi makan dan minum oleh warga, keadaan Mulyadi berangsur membaik. Mulyadi pun dievakuasi ke desanya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.