Perwira Polisi yang Menggelapkan 83 Mobil Juga Memalsukan Dokumen

Kompas.com - 20/05/2020, 08:09 WIB
Iptu HA perwira polisi yang bertugas di Polres Bintan yang telah menggelapkan 83 unit mobil ini dalam menjalankan aksinya ternyata juga memalsukan dokumen kendaraan tersebut. KOMPAS.COM/HADI MAULANAIptu HA perwira polisi yang bertugas di Polres Bintan yang telah menggelapkan 83 unit mobil ini dalam menjalankan aksinya ternyata juga memalsukan dokumen kendaraan tersebut.

BATAM, KOMPAS.com – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau terus menyelidiki kasus penipuan dan penggelapan mobil rental yang melibatkan seorang perwira polisi di Polres Bintan, Iptu HA.

Pelaku yang diduga menggelapkan 83 unit mobil tersebut juga diduga memalsukan dokumen kendaraan.

Pemalsuan dokumen dilakukan guna memudahkan proses jual beli kendaraan yang akan dijual pelaku kepada calon pembelinya.

Baca juga: Tak Senang Dinasihati, Santri Aniaya Pengasuh Pesantren Saat Shalat

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto mengatakan, kendaraan yang telah dijual oleh Iptu HA nantinya akan dibuat dokumen kendaraannya.

Namun dokumen kendaraan yang dibuat pelaku merupakan dokumen palsu.

“Dokumennya palsu dan yang membuatnya pelaku HA sendiri,” kata Arie saat dihubungi, Rabu (20/5/2020).

Selain membuat dokumen palsu, Iptu HA juga berperan sebagai marketing.

Menurut Arie, Iptu HA menawarkan mobil dari leasing atau showroom kepada calon pembeli yang tengah mencari kendaraan.

Baca juga: Korban Penipuan Perwira Polisi Bertambah Jadi 12 Orang

Arie mengatakan, aksi ini tidak dilakukan HA sendiri.

Sebab ada beberapa orang lagi yang telah membantu HA dalam melakukan penggelapan dan penipuan mobil ini.

Beberapa orang yang membantu tersebut juga telah diamankan polisi.

“Selain HA, juga ada tiga tersangka lainnya yang diamankan. Tiga tersangka ini merupakan jaringan HA dalam melakukan penipuan dan penggelapan mobil hingga berjumlah 83 unit,” kata Arie.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X