Pengakuan Anggota DPRD yang Tawari Korban Pemerkosaan Rp 500 Juta: Saya Memang Lancang

Kompas.com - 20/05/2020, 03:32 WIB
NH (tengah) didampingi tim advokasi hukum Partai Nasdem Gresik pimpinan Muhammad Irfan Choirie (kiri) saat menggelar klarifikasi di kantor DPD Nasdem Gresik, Kamis (14/5/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHNH (tengah) didampingi tim advokasi hukum Partai Nasdem Gresik pimpinan Muhammad Irfan Choirie (kiri) saat menggelar klarifikasi di kantor DPD Nasdem Gresik, Kamis (14/5/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Anggota DPRD Gresik berinisial NH yang sempat menawarkan uang RP 500 juta hingga Rp 1 miliar kepada keluarga korban pemerkosaan berinisial MD (16), mengakui kesalahannya.

NH mengaku sempat melakukan mediasi dengan keluarga korban. Ia menawarkan uang itu tanpa berdiskusi dengan pelaku pemerkosaan berinisial SG (50).

"Saya akui memang lancang, karena sempat menawarkan itu secara inisiatif sendiri tanpa ngomong kepada SG lebih dulu, karena saya kasihan melihat korban jabang bayi yang dikandungnya," kata NH ketika dikonfirmasi, Selasa (19/5/2020).

NH akan mendiskusikan rencana itu kepada SG setelah keluarga MD menyetujui penawaran itu. Menurutnya, uang sebesar itu didapatkan setelah menaksir nilai sawah milik SG.

"Tidak ada niatan untuk menghalangi proses hukum, hanya saya berpikiran bagaimana korban dan anak yang dikandungnya, saat ini mendapat pertanggungjawaban dari SG secara sosial, karena keluarga ini kurang mampu," kata NH.

Baca juga: Agar Kasus Pemerkosaan Tak Dilaporkan, Anggota DPRD Tawarkan Korban Uang Rp 500 Juta

Kasus dugaan perkosaan itu kini ditangani Polres Gresik. SG telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Sementara NH yang sempat ikut campur dalam kasus dugaan perkosaan itu juga dilaporkan keluarga korban ke Badan Kehormatan DPRD Gresik pada Senin (18/5/2020).

Keluarga korban menuduh NH ikut campur menawarkan kasus dugaan perkosaan itu diselesaikan secara kekeluargaan.

Menanggapi hal itu, NH mengaku siap dipanggil Badan Kehormatan DPRD Gresik. Ia akan memberikan penjelasan mengenai keterlibatannya dalam kasus itu.

"Kalau memang nantinya dipanggil, ya tidak apa-apa. Saya siap. Saya akan berikan penjelasan kepada Badan Kehormatan mengenai mediasi yang sempat saya lakukan," kata NH.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Regional
Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Regional
91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

Regional
Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Regional
Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Regional
Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Regional
Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Regional
Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Regional
Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Regional
Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Regional
Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Regional
Umat Islam Lebih Dianjurkan Berkurban Tahun Ini

Umat Islam Lebih Dianjurkan Berkurban Tahun Ini

Regional
WN Afghanistan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

WN Afghanistan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Regional
Pencuri yang Melukai Mata Korban di Tanjung Balai Ditangkap

Pencuri yang Melukai Mata Korban di Tanjung Balai Ditangkap

Regional
Misteri Asal-usul Lagu 'Yamko Rambe Yamko': Teori Diciptakan Soekarno hingga Dibawa Guru-guru ke Papua

Misteri Asal-usul Lagu "Yamko Rambe Yamko": Teori Diciptakan Soekarno hingga Dibawa Guru-guru ke Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X