Pasutri Positif Covid-19 Pulang ke Magetan, Bupati: Sepengetahuan Ibu Gubernur

Kompas.com - 19/05/2020, 03:42 WIB
Bupati Magetan Suprawoto, kepulangan pasangan suami istri karyawan pabrik rokok sampoerna yang positif virus corona seijin pemprov Jawa Timur. KOMPAS.COM/SUKOCOBupati Magetan Suprawoto, kepulangan pasangan suami istri karyawan pabrik rokok sampoerna yang positif virus corona seijin pemprov Jawa Timur.

MAGETAN, KOMPAS.com - Pasangan positif Covid-19 yang bekerja di Pabrik Rokok Sampoerna di Surabaya pulang ke Magetan.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, kepulangan pasangan positif Covid-19 itu diketahui Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Seizin Pemprov Jatim dan juga sepengetahuan Ibu Gubernur Jatim (Khofifah Indar Parawansa)," kata Suprawoto melalui pesan singkat, Senin (18/5/2020).

Mereka pulang menggunakan ambulans dari salah satu rumah sakit di Surabaya.

Baca juga: Ayah dan Ibu Positif Covid-19, Pelajar Kelas 4 SD Dititipkan di Puskesmas

Selain pasutri itu, anak mereka yang berusia 11 tahun juga ikut pulang ke Magetan.

Suprawoto pun menjelaskan alasan keluarga itu diizinkan pulang ke Magetan di tengah larangan mudik selama pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, keluarga itu sengaja dipulangkan ke Magetan agar lebih dekat dengan keluarga mereka.

Keluarga besar pasien itu berada di Magetan.

"Malam sebelum dikirim, sudah kontak dengan saya supaya dekat dengan keluarga di sini," kata Suprawoto.

 

Pasangan pegawai pabrik rokok Sampoerna Surabaya itu awalnya mengajukan permohonan karantina mandiri.

Tapi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Magetan menilai kediaman pasutri itu tak memadai untuk karantina mandiri.

Pemkab Magetan pun akhirnya membawa pasutri itu ke ruang isolasi RSUD dr Sayidiman Magetan.

Anak pasien diisolasi di Puskesmas

Baca juga: Satu Keluarga Ditolak Warga Lain Saat Pulang Kampung

Sementara itu, anak pasangan positif Covid-19 itu diisolasi di Puskesmas Poncol.

"Karena dia sendirian, kita minta diisolasi di puskesmas," kata Suprawoto.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Magetan telah memeriksa anak dari pasangan pegawai pabrik rokok.

Hasilnya, pelajar kelas 4 sekolah dasar (SD) itu dinyatakan negatif Covid-19.

Suprawoto pun membantah informasi tentang penolakan pasien positif Covid-19 yang mudik dari Surabaya itu.

 

 

Kabar itu disampaikan juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Magetan. Suprawoto menegaskan, tak ada penolakan dari warga desa tempat pasien tersebut tinggal.

“Kalau penolakan dari desanya belum dengar, kita berharap tidak terjadi. Rilis itu kurang tepat,” kata Suprawoto.

Baca juga: Update Covid-19 Jatim: Total 2.281 Kasus, Hampir Separuhnya di Surabaya

Sebanyak 60 kasus positif Covid-19 tercatat di Magetan hingga Senin (18/5/2020). Rinciannya, sebanyak 35 pasien sembuh, dua meninggal, dan 23 dirawat.

Selain itu, sebanyak 290 orang dalam pemantauan (ODP) dan 57 pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat di Kabupaten Magetan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.