Hujan Deras di Citeureup Bogor, 20 Rumah Warga Terendam Banjir

Kompas.com - 18/05/2020, 22:04 WIB
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyebabkan banjir di Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejumlah warga masih berusaha menahan air sejak Senin (18/5/2020) sore. Dok IstimewaHujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyebabkan banjir di Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejumlah warga masih berusaha menahan air sejak Senin (18/5/2020) sore.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat,  menyebabkan banjir di Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Puluhan rumah warga di kampung tersebut tergenang banjir dan satu di antaranya rusak berat.

Begitu pula dengan perabotan rumah tangga milik warga ikut hanyut terbawa arus.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (18/5/2020) sekitar pukul 18.45 WIB.

"Iya benar (banjir) ada 21 KK (rumah) atau 101 jiwa terendam dan satu unit rusak atas nama Jainal," kata Adam ketika dihubungi Kompas.com, Senin malam. 

Baca juga: PSBB Ketiga Kabupaten Bogor, Kasus Positif dan Sembuh Covid-19 Bertambah 3 Orang

Adam menyebut, banjir terjadi akibat luapan Kali Cigede yang diguyur hujan sejak siang tadi.

Ketinggian banjir mencapai sedada orang dewasa.

"Karena hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama mengakibatkan kali Cigede meluap setinggi kurang lebih 1 meter di sekitar bantaran sungai itu," ungkapnya.

Beruntungnya, kata dia, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, sejumlah rumah warga terdampak banjir membuat mereka harus berusaha membersihkan sisa-sisa air yang sejak tadi terus meluap ke jembatan.

"Enggak ada (korban) dan terdampak saat ini membutuhkan air bersih tanggap darurat saja begitu juga tidak ada yang mengungsi," jelasnya.

Baca juga: Hujan Deras di Bogor, 14 Rumah dan 1 Orang Tertimbun Longsor

Sementara itu, Camat Citeureup Asep Mulyana membenarkan bahwa wilayahnya terdampak banjir.

Mulanya peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB karena hujan deras.

Air luapan dari jembatan merendam 20 rumah di Kampung Sawah.

"Iya tadi banjir bandang juga terjadi di Kampung Sawah Desa Leuwinutug, Citeureup sekitar pukul 16.00 WIB," kata dia.

Asep memperkirakan bahwa ketinggian banjir mencapai satu hingga dua meter, yang membuat perabotan rumah tangga terbawa arus.

"Iya air (kali) di jembatan Buntung meluap menyebabkan sekitar 20 rumah terendam dan sejumlah perabotan rumah tangga terbawa (arus)," ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hummer Limousine dan Sedan Porsche Dibranding Gambar Machfud Arifin-Mujiaman, Timses: Punya Relawan

Hummer Limousine dan Sedan Porsche Dibranding Gambar Machfud Arifin-Mujiaman, Timses: Punya Relawan

Regional
Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Menghina NU, Gus Nur: Biasa Saja, Sudah Sering...

Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Menghina NU, Gus Nur: Biasa Saja, Sudah Sering...

Regional
Pengelola Restoran di Padang Wajib Tes Swab, Jika Tak Patuh, Usahanya Akan Ditutup

Pengelola Restoran di Padang Wajib Tes Swab, Jika Tak Patuh, Usahanya Akan Ditutup

Regional
Saat  2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Saat 2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Regional
7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

Regional
Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Regional
Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Regional
Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Regional
Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Regional
Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Regional
Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Regional
Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Regional
Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Regional
Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Regional
6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X