Kompas.com - 16/05/2020, 23:17 WIB

KOMPAS.com - Setelah tiga hari dirawat, perempuan yang diduga dibakar temannya di Pasar Gudang, Sukabumi, meninggal dunia.

Ketua Tim Informasi dan Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, Muhammad Yusuf Ginanjar menjelaskan, saat tiba di rumah sakit korban sempat berkomunikasi.

Namun, luka bakar yang dialami korban cukup serius, mencapai 90 persen, termasuk di wajah. Pihak rumah sakit bahkan melibatkan dokter bedah plastik

"Awal datang masih sempat berkomunikasi, namun selanjutnya semakin kritis," jelas dia.

"Untuk penyebab kematiannya harus dilakukan otopsi," sambung Yusuf.

Baca juga: Ini Video Saat Pria Positif Corona Nekat Peluk Warga Lainnya agar Tertular di Tasikmalaya

Yusuf menjelaskan, saat ini identitas pasti korban masih belum terungkap.

Sembari menunggu kerabat korban, jenazah untuk sementara disemayamkan di ruang pemulasaran jenazah di RSUD R Syamsudin.

Untuk ciri-ciri korban, Yusuf menjelaskan, tinggi sekitar 150 sentimeter, warna kulit kuning, rambut berwarna hitam panjang sekitar sebahu. Tidak ditemukan tanda khusus pada anggota tubuhnya.

"Pasien sudah ditangani optimal tim medis dan dirawat di ruang intensif. Namun, tadi pukul 09.21 dinyatakan meninggal," ungkap Ketua Tim Informasi dan Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, Muhammad Yusuf Ginanjar kepada Kompas.com.

 

Baca juga: Perempuan yang Mengaku Dibakar Temannya di Pasar Sukabumi Meninggal

Seorang perempuan ditemukan terbakar berhasil diselamatkan warga di Pasar Gudang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (14/5/2020).TANGKAPAN LAYAR VIDEO Seorang perempuan ditemukan terbakar berhasil diselamatkan warga di Pasar Gudang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (14/5/2020).
Seperti diketahui, warga disekitar Pasar Gudang gempar setelah tersiar kabar seorang perempuan ditemukan dalam kondisi terbakar, Kamis (14/5/2020) sekitar pukul 23:15 WIB.

Saat itu, menurut sejumlah warga, perempuan tersebut mengaku dibakar dengan bensin oleh temannya.

Polisi yang melakukan penyelidikan mengaku sudah mengantongi identitas pelaku.

"Identitas pelaku sudah kami dapatkan berkat keterangan dan sejumlah bukti di lokasi kejadian, pelaku sekarang sedang dalam pengejaran personel," kata Kapolres Kota Sukabumi AKBP Wisnu Prabowo, Jumat (15/5/2020).

(Penulis: Kontributor Sukabumi, Budiyanto | Editor: Farid Assifa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.