Loket Tutup, Sudah 2 Hari Ratusan Calon Penumpang Menginap di Bakauheni

Kompas.com - 15/05/2020, 22:39 WIB
Ratusan penumpang menumpuk di area Pelabuhan Bakauheni, Jumat (15/5/2020) malam. Para penumpang ini tidak bisa menyeberang menuju Pelabuhan Merak karena loket tiket tidak dibuka untuk umum selama masa pandemi virus corona. (FOTO: istimewa) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Ratusan penumpang menumpuk di area Pelabuhan Bakauheni, Jumat (15/5/2020) malam. Para penumpang ini tidak bisa menyeberang menuju Pelabuhan Merak karena loket tiket tidak dibuka untuk umum selama masa pandemi virus corona. (FOTO: istimewa)

LAMPUNG, KOMPAS.com - Ratusan calon penumpang yang akan mudik tujuan Pulau Jawa menumpuk di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan lantaran tidak bisa menyeberang, Jumat (15/5/2020) malam.

Dari informasi yang dihimpun, penumpukan penumpang tersebut telah terjadi sejak dua hari lalu, Rabu (13/5/2020).

Para penumpang yang tidak menyeberang ke Pulau Jawa itu menginap di area loket penjualan tiket dan luar pelabuhan.

Salah satu pekerja di Pelabuhan Bakauheni, Wan Setya membenarkan adanya penumpukan penumpang tersebut.

Menurut Wan Setya, para penumpang itu tidak bisa menyeberang naik kapal menuju Pulau Jawa karena loket penjualan tiket tidak dibuka untuk penumpang umum.

"Iya, Mas. Sudah dua malam para penumpang tidur di pelabuhan," kata Wan Setya saat dihubungi, Jumat (15/5/2020) malam.

Baca juga: Transportasi Dibuka, Permintaan Surat Keluar Daerah di Lampung Membeludak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Busnya sudah disuruh putar balik

Wan Setya mengatakan, rata-rata penumpang adalah penumpang dari bus yang telah diminta putar balik oleh petugas kepolisian.

"Busnya sudah balik. Tapi penumpang yang keukeuh mau nyebrang menunggu di pelabuhan. Jadinya ramai di sini," kata Wan Setya.

Salah satu penumpang yang dihubungi, Jumiardi mengatakan dia telah satu malam menginap di Pelabuhan Bakauheni.

Jumiardi yang datang dari Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan ini hendak pulang ke Cimone, Tangerang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.