Viral, Video Pelajar Tawuran Jelang Sahur, Dua Orang Luka Parah

Kompas.com - 14/05/2020, 20:47 WIB
AKP Dicky Hermansyah Kasatreskrim Polres Demak Jawa Tengah KOMPAS.COM/ARI WIDODOAKP Dicky Hermansyah Kasatreskrim Polres Demak Jawa Tengah

 

DEMAK,KOMPAS.com - Sebuah video yang berisi tayangan dua orang tergeletak dan dihajar seseorang viral di media sosial.

Video berdurasi 14 detik yang diunggah oleh akun Instagram @infokejadiandemak itu memuat keterangan adanya orang yang diduga begal dan membawa senjata terlibat perkelahian dengan musuhnya.

Musuh yang tidak membawa alat, ketakutan dan refleks menabrakkan motornya ke pelaku saat diacungi parang, lalu berteriak maling dan begal.

Warga pun reflek menolong orang yang diduga korban hingga pelaku yang membawa senjata tajam dihajar warga.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas.com, peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Pucang Gading, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak Jateng pada Kamis (14/5/2020) dini hari.

Adapun dua orang yang tegeletak dalam video tersebut diketahui berinisial RD (14) dan AA (16), keduanya warga Pedurungan Semarang dan berstatus sebagai pelajar.

Baca juga: Satu Warga di Makassar Tewas Korban Tawuran, 6 Terduga Pelaku Ditangkap

Kasus tersebut kini ditangani oleh aparat Polres Demak Jawa Tengah.

Kasatreskrim Polres Demak AKP Dicky Hermansyah mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, sekitar pukul 01.15 WIB, dua remaja MDM (16) dan AP (18) , keduanya warga Mranggen Demak, berboncengan mengendarai sepeda motor hendak mencari makan di daerah Penggaron Semarang.

Sesampainya di depan Apotek Kusuma Farma Jalan Raya Pucang Gading, mereka berpapasan dengan RD dan AA yang juga beboncengan sepeda motor.

Kemudian RD dan AA menyalip dan langsung berhenti mengadang.

Salah satu pembonceng turun sembari memegang senjata tajam jenis gobang yang langsung diayun-ayunkan ke arah AP.

"AP ini langsung turun dari boncengan dan lari menyelamatkan diri," kata Dicky.

Melihat temannya lari, MDM juga kabur bersama motornya ke arah rumahnya sembari berteriak minta tolong.

Pelaku RD dan AA mengejar hingga di dekat gang rumah MDM dan mengeroyoknya.

Tak lama kemudian warga datang ke lokasi dan melerai aksi pengeroyokan itu.

Para pelaku RD dan AA kemudian melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya. Warga kemudian mengejar dan berhasil mengkapnya mereka lalu menghajar keduanya.

Baca juga: Hindari Tawuran Saat Sahur, Remaja Lompat ke Sungai Musi lalu Hilang

Aparat Polsek Mranggen yang datang ke lokasi kejadian langsung membawa kedua pelaku yang terluka parah ke RSUD Sunan Kalijaga Demak untuk mendapat perawatan medis.

Di TKP polisi juga mengamankan sepeda motor pelaku dan sebilah gobang sepanjang 50 cm sebagai barang bukti.

"Kita belum bisa meminta keterangan dari pelaku, karena masih dirawat dirumah sakit. Keduanya masih anak - anak dan harus ada pendampingan dari orang tua," ujar Dicky.

"Terkait motifnya, diduga persolan asmara," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X