Pria Ini 20 Kali Perkosa Anak 14 Tahun yang Minta Diajarkan Silat

Kompas.com - 14/05/2020, 20:42 WIB
Ilustrasi korban pemerkosaan KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi korban pemerkosaan

OKU, KOMPAS.com - Pria berinisial AA (28) yang merupakan guru silat di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, nekat memperkosa muridnya yang masih berusia 14 tahun.

Kasus ini terbongkar setelah AA ditangkap oleh anggota Satuan Reserse Kriminal Polres OKU.

Sebelumya, polisi mendapat laporan dari orangtua korban.

Baca juga: Bupati Aceh Tengah Diancam Dibunuh oleh Wakilnya Sendiri

Kepala Satreskrim Polres OKU AKP Wahyu Setyo Pranoto mengatakan, pemerkosaan pertama kali terjadi pada Oktober 2019 lalu.

Awalnya korban datang ke rumah tersangka dan meminta diajarkan jurus silat.

Namun, bukannya diajarkan jurus silat, korban malah diperkosa oleh AA secara berulang kali.

Pelaku mengancam akan menganiaya korban jika memberitahukan kejadian itu kepada keluarganya.

Menurut polisi, AA berhasil melancarkan aksi bejatnya tersebut selama enam bulan.

"Tersangka mengaku sudah 20 kali memerkosa korban. Terakhir, orangtua korban merasa janggal, ada perubahan sifat. Setelah didesak, korban akhirnya mengaku bahwa sudah diperkosa oleh AA," kata Wahyu dalam pesan singkat, Kamis (14/5/2020).

Baca juga: Jumlah Pasien Corona di Sumsel Melonjak Tinggi, Sehari 100 Kasus

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganggu Evakuasi Jenazah Serka Sahlan, KKB Tembaki Pesawat di Bandara Intan Jaya

Ganggu Evakuasi Jenazah Serka Sahlan, KKB Tembaki Pesawat di Bandara Intan Jaya

Regional
Peserta CPNS Ternyata Positif Corona, Sempat Ikut SKB di UNY, 30 Orang Panitia Diswab

Peserta CPNS Ternyata Positif Corona, Sempat Ikut SKB di UNY, 30 Orang Panitia Diswab

Regional
Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Regional
Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Regional
Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Regional
Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Regional
36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

Regional
Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Regional
Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Regional
Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Regional
Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Regional
Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X