KILAS DAERAH

Jalan Terjal Dompet Dhuafa Serahkan Bantuan untuk Nenek Gembong dan Umi Kalsum

Kompas.com - 12/05/2020, 18:20 WIB
Tim relawan Dompet Dhuafa menyambangi kediaman Nenek Gembong dan Umi Kalsum, penerima manfaat program bantuan pangan dan paket buka puasa Dompet Dhuafa cabang Sumatera Selatan. Bantuan tersebut wujud kebaikan donatur untuk masyarakat pra sejahtera yang terimbas dampak Corona. Dok. Dompet DhuafaTim relawan Dompet Dhuafa menyambangi kediaman Nenek Gembong dan Umi Kalsum, penerima manfaat program bantuan pangan dan paket buka puasa Dompet Dhuafa cabang Sumatera Selatan. Bantuan tersebut wujud kebaikan donatur untuk masyarakat pra sejahtera yang terimbas dampak Corona.

KOMPAS.com – Tim Relawan Dompet Dhuafa harus menempuh perjalanan yang tidak mudah untuk menyerahkan bantuan kepada Nenek Gembong dan Umi Kalsum, Senin (4/5/2020).

Mereka berdua adalah penerima bantuan paket pangan dan takjil dari tim relawan Dompet Dhuafa Cabang Sumatera Selatan (Sumsel) di wilayah Ilir, Palembang.

Tim sempat kesulitan untuk menjangkau rumah Nenek Gembong dan Umi Kalsum. Bahkan tidak ada akses jalan sama sekali untuk sampai ke sana.

Menyusuri pinggiran dam pun harus dilakukan tim Dompet Dhuafa. Kondisi dam saat itu nyaris penuh. Jika sampai terpeleset, maka tim akan langsung terbawa aliran air dam.

Baca juga: Di Batam, Dompet Dhuafa Bagikan 100 Paket Menu Buka Puasa untuk Dhuafa

Saat menyusuri dam, terlintas dalam pikiran Manager Dompet Dhuafa Rizki Asmuni, Nenek Gembong dengan usia sekitar 80 tahun yang sudah renta dan rabun, setiap harinya harus menyusuri dam itu.

“Untuk pergi atau pulang dari aktivitasnya sebagai terapis pijat warga setempat,” ujar dia dalam keterangan tertulis.

Akhirnya tim Dompet Dhuafa berhasil tiba di rumah Nenek Gembong yang sangat memprihatinkan.

Rumah kayu itu hanya berukuran sekitar 3 x 4 meter. Dinding yang rapuh dan berlubang tak mampu lagi melindungi penghuninya dari embusan angin.

Baca juga: Dompet Dhuafa Sumsel Distribusikan Ratusan Paket Makanan dan Takjil ke Keluarga Dhuafa

Kondisi dalam rumah juga tidak kalah memprihatinkan. Nenek Gembong hanya tidur beralaskan tikar tanpa perabot lain seperti televisi dan kompor.

“Warga sekitar cukup peka dengan kondisi sang Nenek, sehingga mereka juga sering memberikan bantuan," kata Rizki.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Regional
Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Regional
7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

Regional
Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Regional
Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Regional
238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X