Aksi Tukang Becak yang Curi Beras 5 Kg karena Keluarga Kelaparan Sempat Terekam CCTV

Kompas.com - 11/05/2020, 17:46 WIB
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander saat memberikan bantuan sembako kepada tukang becak yang ketahuan mencuri beras. Dok. AKBP Dony AlexanderKapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander saat memberikan bantuan sembako kepada tukang becak yang ketahuan mencuri beras.

KOMPAS.com - Aksi tukang becak berinisial SP (45), saat mencuri beras 5 kilogram untuk makan keluarganya di salah satu toko di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (10/5/2020) sempat terekam Closed Circuit Television ( CCTV).

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander mengatakan, aksi SP diketahui dari kamera CCTV di toko tersebut.

Setelah melihat kamera CCTV, sambungnya, pihaknya langsung mencari dan menemukan SP.

Baca juga: Fakta Ayah Bunuh Anak Gadisnya dan Sandera 2 Warga, Malu Korban Berhubungan Badan di Luar Nikah

SP kemudian langsung dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota untuk diminta keterangan.

Kepada polisi, SP mengaku nekat mencuri beras di toko tersebut karena kesulitan ekonomi. Penghasilannya sebagai tukang becak terhenti karena pandemi Covid-19.

“Diakui memang karena kelaparan, tidak mempunyai uang sama sekali akhirnya dia mencuri beras tersebut,” kata Dony melalui sambungan telepon, Senin (11/5/2020).

Karena alasan tersebut, pemilik toko juga memaafkan perbuatan pelaku.

Dony mengatakan, dia tidak menahan SP karena alasan kemanusiaan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini banyak orang yang membutuhkan bantuan.

“Memang pandemi ini pasti banyak yang terdampak secara ekonomi. Apalagi yang bersangkutan tukang becak. Saya lihat dari sisi kemanusiaannya, saya pikir pemerintah pun akan tergerak hatinya untuk memberikan bantuan. Apalagi dasar dia mencuri atas dasar memberi makan keluarganya,” ujar Dony.

Baca juga: Curi Beras 5 Kg, Tukang Becak Tak Ditahan, Didatangi ke Rumah Ternyata Keluarga Kelaparan


Polisi kemudian mendatangi rumah SP di Kelurahan Randusari, Kecamatan Gading Rejo, Kota Pasuruan.

“Kemudian ada tim saya yang mengecek ke rumahnya. Memang betul yang bersangkutan ini adalah bekerjanya tukang becak, dan kebetulan memang terhimpit ekonomi,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang tukang becak berinisial SP (45) ketahuan mencuri beras 5 kilogram di salah satu toko di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (10/5/2020).

Baca juga: Sebelum Dibunuh, Ternyata Mayat Dalam Kardus di Medan Sempat Disetubuhi Saat Pingsan

Belakangan diketahui bahwa SP mencuri beras untuk makan keluarganya.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander mengatakan, aksi SP diketahui dari kamera CCTV di toko tersebut.

SP sempat ditangkap, tapi akhirnya dilepaskan karena alasan mencuri untuk keluarga yang sedang kelaparan.

“Ada toko kelontong di Kebonagung, merasa ada yang hilang beras dua karung. Kemudian diselidiki oleh mereka sendiri. Kemudian ketemu lah si tukang becak ini,” kata Dony, Senin.

Baca juga: Kronologi Suami di Malang Aniaya Istri dengan Gergaji

 

(Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik | Editor : David Oliver Purba)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X