Kompas.com - 11/05/2020, 16:29 WIB
Proses pemadaman api di kapal tanker MT Jag Leela yang terbakar sejak Senin (11/05/2020) pukul 08.30 WIB hingga sore masih berlangsung. KOMPAS.COM/DEWANTOROProses pemadaman api di kapal tanker MT Jag Leela yang terbakar sejak Senin (11/05/2020) pukul 08.30 WIB hingga sore masih berlangsung.

MEDAN, KOMPAS.com - Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Dayan menyebut ada 22 orang yang saat ini dibawa ke rumah sakit untuk dirawat setelah terbakarnya kapal tanker MT Jag Leela di galangan kapal PT Waruna, Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan pada Senin (11/5/2020) pagi tadi. 

Hal tersebut diungkapkannya kepada wartawan pada Senin sore.

Dijelaskannya, terbakarnya kapal tersebut terjadi apda pukul 08.30 WIB.

Saat terbakar kapal tanker tersebut dalam keadaan docking di galangan kapal milik PT Waruna.

"Kapal tidak sedang operasi. Tapi sedang docking. Sudah docking selama sebulan di PT Waruna," katanya, Senin sore. 

Baca juga: Cerita Saksi Mata Kapal Tanker Terbakar di Belawan: Ada Suara Desis Gas, lalu Meledak

Hingga sore, proses pemadaman masih berlangsung

Saat ini, pihaknya sudah menurunkan tim Labfor dari Polda Sumut untuk mencari penyebab kebakaran sehingga nantinya bisa dijelaskan kepastian penyebabnya.

Pihaknya juga belum memasang police line karena proses pemadaman masih berlangsung dan masih terjadi ledakan. 

"Setelah api mati dan keadaan aman kita bisa turun ke sana dan untuk pasang police line. Dan melihat kondisi kapal, terutama apakah masih ada korban di atas kapal," katanya.

Dayan menambahkan, jumlah korban luka-luka sekarang dirawat di RS milik Pelindo dan TNI AL. 

"Kita akan cek ke sana untuk kepastian jumlahnya, sementara ini ada 22 luka-luka. Sekarang ini kita fokus perawatan dulu. Nanti dilakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya. 

Baca juga: Kapal Tanker Meledak lalu Terbakar di Belawan, 12 Pekerja Terluka

Saksi mata dengar ledakan berkali-kali

Diberitakan sebelumnya, seorang saksi mata, Khaidir mengaku mendengar beberapa kali ledakan. 

Ledakan itu disertai dengan keluarnya api dan asap membumbung yang berasal dari lambung kapal bagian belakang kemudian merembet ke bagian lain.

Saat itu dia melihat anak buah kapal (ABK) kebingungan untuk turun dan naik ke dok kapten hingga api dan asap bergeser.

Sekitar 20-an ABK tersebut akhirnya berhasil turun menggunakan tangga monyet. 

Baca juga: Kapal Tanker Waruna Terbakar di Pelabuhan Belawan, 50 ABK Selamat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X