Bandara Supadio Pontianak Layani Penerbangan Khusus, Harus Datang 4 Jam Jelang Berangkat

Kompas.com - 11/05/2020, 16:21 WIB
Suasana Bandara Supadio Pontianak Kalimantan Barat jelang penghentian layanan penumpang umum mulai Sabtu (25/4/2020). KOMPAS.COM/HENDRA CIPTASuasana Bandara Supadio Pontianak Kalimantan Barat jelang penghentian layanan penumpang umum mulai Sabtu (25/4/2020).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Manto menerangkan, operasional penerbangan khusus atau exemption flight di Bandara Supadio Pontianak telah dibuka.

Namun demikian, jumlah penumpang tetap tidak ramai.

Hal tersebut karena persyaratan yang cukup ketat dan bahkan penumpang harus datang empat jam sebelum keberangkatan untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan.

“Kalau penumpang sampai 100 orang misalnya, jangan-jangan empat jam masih kurang waktunya,” kata Manto kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Baca juga: Kedatangan WNI dari Luar Negeri di Bandara Soekarno-Hatta Meningkat

Selain itu, untuk bisa berangkat penumpang harus melengkapi berbagai dokumen sebagai syarat yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19.

Di antaranya melakukan perjalanan kedinasan, repatriasi pekerja migran atau pemulangan orang dengan alasan khusus, pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat, dan penumpang yang keluarganya sakit keras atau meninggal dunia dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku.

Ketika di bandara, Manto menerangkan, prosedur untuk masing-masing penumpang dimulai dengan verifikasi semua dokumen.

"Jika dinyatakan lengkap baru mereka bisa melakukan proses ke tahap berikutnya," ucap Manto.

Baca juga: Bandara Lombok Kembali Buka Penerbangan Domestik, Ini Ketentuannya

Tahap berikutnya, yakni pemeriksaan clearance dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pontianak.

Setelah dapat dokumen clearance dari KKP baru penumpang boleh melaksanakan check in.

Check-in dan baru dapat boarding pass itulah yang bikin lama. Per orang sekitar 10 menit, kalau ditambah personel KKP untuk clearance paling cepat sekitar lima menit, ini yang perlu disosialisasikan kepada calon penumpang untuk memahami kondisi seperti ini,” ungkap Manto.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Regional
3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

Regional
Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Regional
Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Regional
927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

Regional
Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Regional
Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Regional
Tepergok Curi Sepatu, Seorang Pemuda Nyaris Diamuk Warga

Tepergok Curi Sepatu, Seorang Pemuda Nyaris Diamuk Warga

Regional
Saat Mbah Paniyem Terharu di Depan Ganjar: Seneng Sekali Pak, Dulu Gelap, Cuma Pakai Lilin

Saat Mbah Paniyem Terharu di Depan Ganjar: Seneng Sekali Pak, Dulu Gelap, Cuma Pakai Lilin

Regional
'Waktu Saya Kontraksi Bahkan Bayinya Sudah Terlihat, Petugas Tak Menghiraukan, Bilangnya Nanti'

"Waktu Saya Kontraksi Bahkan Bayinya Sudah Terlihat, Petugas Tak Menghiraukan, Bilangnya Nanti"

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Kacung WHO' dan Pengakuan Jerinx | Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh

[POPULER NUSANTARA] "Kacung WHO" dan Pengakuan Jerinx | Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh

Regional
PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Dukung Pasangan Ini di Pilkada Solo, Bukan Gibran-Teguh

PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Dukung Pasangan Ini di Pilkada Solo, Bukan Gibran-Teguh

Regional
'Masyarakat Yakin Ada Kerajaan Buaya, Perjanjiannya Tidak Boleh Saling Ganggu'

"Masyarakat Yakin Ada Kerajaan Buaya, Perjanjiannya Tidak Boleh Saling Ganggu"

Regional
Kesaksian Ibu Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas RS, Sudah Minta Tolong Berkali-kali

Kesaksian Ibu Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas RS, Sudah Minta Tolong Berkali-kali

Regional
Kisah Pilu Meliasari, 12 Tahun Terbaring di Kasur, Sejak Bayi Ditinggalkan Orangtua

Kisah Pilu Meliasari, 12 Tahun Terbaring di Kasur, Sejak Bayi Ditinggalkan Orangtua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X